Hukum Sujud Tilawah serta Keutamaannya dalam Islam

Abi Rama Wicaksono
Ilustrasi Sujud Tilawah yang dilakukan sendiri. (Foto: Unsplash)

LEBAK, iNewsLebak.id - Sebagian dari umat Muslim pastinya tidak asing dengan istilah Sujud Tilawah. Khususnya, di Indonesia, gerakan dalam Sholat satu ini tak jarang membuat seorang Makmum yang sedang mengikuti Imam melakukan kesalahan. Saat Sholat Jamaah, ketika mendengar kalimat “Allahuakbar” dari Imam untuk melakukan Sujud Tilawah justru kerap kali Makmum mengira gerakan yang dilakukan merupakan gerakan Rukuk.

Untuk mengurangi kesalahan-kesalahan tersebut, maka Anda perlu tahu apa hukum Sujud Tilawah, dalam kondisi apa seorang Muslim melakukan Sujud Tilawah, serta keutamaan Sujud Tilawah dalam Islam. 

Sujud Tilawah merupakan gerakan dalam Sholat yang dilakukan di tengah-tengah bacaan Surat. Hukum Sujud Tilawah merupakan yang jika dilakukan akan menambah amalan pahala, tetapi jika ditinggal tidak mendapat dosa.

Berikut hukum Sujud Tilawah dirangkum dari buku Panduan Tahsin Tilawah Al-Qur’an & Ilmu Tajwid.

 

Hukum Sujud Tilawah

 


Foto: Unsplash

Sujud Tilawah merupakan sujud yang dilakukan pada saat membaca ayat As Sajadah atau biasanya diberikan simbol seperti berikut: ۩

Sujud tilawah, yaitu sujud yang dilakukan ketika mendengar atau membaca ayat sajadah, hukm Sujud Tilawah sunnah. Baik yang membaca maupun yang mendengar ayat sajadah dianjurkan untuk melakukannya, baik dalam sholat maupun di luar sholat. Namun, saat sholat berjamaah, makmum mengikuti imam dalam melakukan sujud tilawah. Jika imam tidak melakukannya, maka makmum harus mengikutinya.

Sujud tilawah, yang dilakukan saat mendengar atau membaca ayat sajadah, harus dilakukan dalam keadaan suci dari hadas dan menghadap kiblat. Sujud ini bisa diawali dengan berdiri atau duduk, boleh dengan takbiratul ihram atau tanpa takbir, dan boleh diakhiri dengan salam atau tanpa salam.

 

Keutamaan Sujud Tilawah

Masih mengutip dalam buku yang sama, Rasulullah Sallahu Alaihi Salam bersabda mengenai keutamaan Sujud Tilawah:

إِذَا قَرَأَ ابْنُ آدَمَ السَّجْدَةَ فَسَجَدَ اعْتَزَلَ الشَّيْطَانُ يَبْكِى يَقُولُ يَا وَيْلَهُ – وَفِى رِوَايَةِ أَبِى كُرَيْبٍ يَا وَيْلِى – أُمِرَ ابْنُ آدَمَ بِالسُّجُودِ فَسَجَدَ فَلَهُ الْجَنَّةُ وَأُمِرْتُ بِالسُّجُودِ فَأَبَيْتُ فَلِىَ النَّارُ

Artinya: “Apabila anak Adam membaca ayat Sajadah kemudian Sujud, maka menyingkirlah setan dan menangis sambil berkata: ‘oh… celaka diriku, anak Adam disuruh bersujud, kemudian ia bersujud, maka baginya Surga. Sedangkan diriku, diperintah untuk bersujud, tetapi aku enggan, maka yang ku dapat adalah Neraka.” (HR. Muslim no. 81)

Lafal Doa Sujud Tilawah
 

سَجَدَ وَجْهِي لِلَّذِي خَلَقَهُ وَصَوَّرَهُ، وَشَقَّ سَمْعَهُ وَبَصَرَهُ، بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ فَتَبَارَكَ اللهُ أَحْسَنُ الخَالِقِيْنَ

Sajada wajhiya lil ladzī khalaqahū wa shawwarahū wa syaqqa sam'ahū wa basharahū bi haulihī wa quwwatihī fa tabārakallāhu ahsanul khāliqīna.

Artinya: “Telah Sujud wajahku kepada yang menciptakannya, membaguskan dan membelah pendengaran dan pengelihatannya dengan daya dan kekuatannya, Mahasuci Allah sebaik-baiknya pencipta.”

Berikut juga merupakan tambahan yang dianjurkan dalam membaca doa Sujud Tilawah.

 

اللَّهُمَّ اكْتُبْ لِي بِهَا عِنْدَكَ أَجْرًا، وَاجْعَلْهَا لِي عِنْدَكَ ذُخْرًا، وَضَعْ عَنِّي بِهَا وِزْرًا، وَاقْبَلْهَا مِنِّي، كَمَا قَبِلْتَهَا مِنْ عَبْدِكَ دَاوُدَ

Allāhummaktub lī bihā 'indaka ajran, waj'alhā lī 'indaka dzukhran, wa dha' 'annī bihā wizran, waqbalhā minnī kamā qabiltahā min 'abdika dāwūda.

Artinya: “Ya Allah, tuliskanlah pahala untukku di sisi-Mu karenannya (Sujud ini) dan hapuskan dariku dosa serta jadikanlah (Sujud ini) itu sebagai tabungan di sisi-mu. Terimalah (Sujud ini) sebagaimana engkau menerima sujudnya Nabi Daud.”

 

Daftar Surat yang Memiliki Ayat Sajadah

Jika Anda sedang membaca ayat-ayat berikut Anda bisa mempersiapkan untuk melakukan Sujud Tilawah, sesuai adab yang sudah dijelaskan sebelumnya:

 

  1. Q.S Al-Araf ayat 206:

۩ اِنَّ الَّذِيْنَ عِنْدَ رَبِّكَ لَا يَسْتَكْبِرُوْنَ عَنْ عِبَادَتِهٖ وَيُسَبِّحُوْنَهٗ وَلَهٗ يَسْجُدُوْنَࣖ


 

  1. Q.S Ar-Rad ayat 15:

۩ وَلِلّٰهِ يَسْجُدُ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِ طَوْعًا وَّكَرْهًا وَّظِلٰلُهُمْ بِالْغُدُوِّ وَالْاٰصَالِ

 

  1. Q.S An-Nahl ayat 50:

۩ يَخَافُوْنَ رَبَّهُمْ مِّنْ فَوْقِهِمْ وَيَفْعَلُوْنَ مَا يُؤْمَرُوْنَࣖ

 

  1. Q.S Al-Isra ayat 107:

يَخِرُّوْنَ لِلْاَذْقَانِ سُجَّدًاۙ 

 

  1. Q.S Maryam ayat 58:

۩ اُولٰۤىِٕكَ الَّذِيْنَ اَنْعَمَ اللّٰهُ عَلَيْهِمْ مِّنَ النَّبِيّٖنَ مِنْ ذُرِّيَّةِ اٰدَمَ وَمِمَّنْ حَمَلْنَا مَعَ نُوْحٍۖ وَّمِنْ ذُرِّيَّةِ اِبْرٰهِيْمَ وَاِسْرَاۤءِيْلَۖ وَمِمَّنْ هَدَيْنَا وَاجْتَبَيْنَاۗ اِذَا تُتْلٰى عَلَيْهِمْ اٰيٰتُ الرَّحْمٰنِ خَرُّوْا سُجَّدًا وَّبُكِيًّا

 

  1. Q.S Al-Hajj ayat 18:

۩ۗ اَلَمْ تَرَ اَنَّ اللّٰهَ يَسْجُدُ لَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَمَنْ فِى الْاَرْضِ وَالشَّمْسُ وَالْقَمَرُ وَالنُّجُوْمُ وَالْجِبَالُ وَالشَّجَرُ وَالدَّوَاۤبُّ وَكَثِيْرٌ مِّنَ النَّاسِۗ وَكَثِيْرٌ حَقَّ عَلَيْهِ الْعَذَابُۗ وَمَنْ يُّهِنِ اللّٰهُ فَمَا لَهٗ مِنْ مُّكْرِمٍۗ اِنَّ اللّٰهَ يَفْعَلُ مَا يَشَاۤءُ

 

  1. Q.S Al-Hajj ayat 77:

۩ يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوا ارْكَعُوْا وَاسْجُدُوْا وَاعْبُدُوْا رَبَّكُمْ وَافْعَلُوا الْخَيْرَ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَۚ

 

  1. Q.S Al-Furqan ayat 60:

۩ࣖ وَاِذَا قِيْلَ لَهُمُ اسْجُدُوْا لِلرَّحْمٰنِ قَالُوْا وَمَا الرَّحْمٰنُ اَنَسْجُدُ لِمَا تَأْمُرُنَا وَزَادَهُمْ نُفُوْرًا

 

  1. Q.S An-Naml ayat 26:

۩ اَللّٰهُ لَآ اِلٰهَ اِلَّا هُوَۙ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيْمِ

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network