Jejak Sejarah Tugu Romusha Bayah di Lebak: Saksi Bisu Kerja Paksa Jepang

Aulianisa
Tugu Romusha Bayah. (Foto: Istimewa)

Kondisi Terkini Tugu Romusha 

Monumen Romusha terletak di lokasi yang tinggi, sedikit di atas jalan. Monumen itu sendiri berbentuk persegi, dengan panjang masing-masing sisi sekitar 10 anak tangga seukuran orang dewasa.

Monumen ini tidak memiliki prasasti, simbol, atau logo apa pun. Sepuluh anak tangga dengan ubin hitam disediakan untuk mencapai monumen

Beberapa waktu lalu Tugu Romusha di Bayah sempat roboh akibat hujan deras dan angin kencang. Kondisi ini juga diperparah oleh kurangnya perawatan. 

Sejarah Tugu Romusha sebagai monumen penting mengingatkan kita pada penderitaan rakyat Indonesia pada masa penjajahan Jepang. Tugu ini menjadi Saksi bisu kerja paksa dan eksploitasi yang dialami para Romusha. Meskipun sebuah tugu di Bayah telah roboh, keberadaannya tetap menjadi pengingat sejarah yang berharga dan simbol perjuangan.

 

Editor : Imam Rachmawan

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network