Terseret Ombak Saat Berenang, Wisatawan Jakarta Timur Hilang di Pantai Sawarna

Rifqi Ramadhan
Ilustrasi wisatawan terseret ombak saat berenang di kawasan Pantai Sawarna, Kabupaten Lebak. (Foto: Pixabay)

LEBAK, iNewsLebak.id – Seorang wisatawan asal Jakarta Timur hilang terseret ombak saat berenang di perairan Pantai Goa Langir, Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (17/1/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Salman Abdul Latif (20), warga Cipinang Asem RT/RW 14/04, Kebon Pala, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur. Hingga hari kedua pencarian, Minggu (18/1/2026), korban belum ditemukan.

Pengelola Pantai Goa Langir Sawarna, Bubun mengatakan bahwa peristiwa tersebut terjadi pukul 05.30 WIB, saat korban berenang bersama dua rekannya.

“Berenangnya itu sekitar pukul 05.30 WIB, korban dengan teman-temannya sedang berenang, namun terseret ombak. Kalau dua orang temannya berhasil menyelamatkan diri ke tepi pantai, namun korban terbawa arus hingga belum ditemukan,” kata Bubun, Minggu (18/1/2026).

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak berwenang. Kasubsi Siaga dan Operasi Basarnas Banten, Rizky Dwianto, membenarkan adanya laporan wisatawan hilang akibat kecelakaan laut di kawasan Pantai Sawarna.

“Ya benar, warga Jakarta Timur bernama Salman Abdul Latif hilang di perairan laut Sawarna kemarin (Sabtu) sekitar pukul 05.30 WIB. Kami mendapatkan informasi dari pengelola pantai sekitar pukul 08.30 WIB,” ujarnya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Basarnas Banten langsung mengerahkan tim pencarian ke lokasi kejadian.

“Kami langsung ke lokasi dan melakukan pencarian terhadap korban. Upaya pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR dengan menyisir area perairan sekitar lokasi kejadian,” katanya.

Memasuki hari kedua operasi SAR, pencarian kembali dilanjutkan sejak pagi hari dengan melibatkan tim gabungan.

“Memasuki pelaksanaan operasi SAR hari kedua, Tim SAR Gabungan mulai melakukan pencarian sejak pukul 07.00 WIB, dengan membagi area operasi ke dalam beberapa Search and Rescue Unit (SRU),” jelas Rizky.

Dia merinci, SRU 1 melakukan penyisiran sejauh 4 kilometer ke arah barat dari lokasi kejadian perkara (LKP), sementara SRU 2 menyisir sejauh 4 kilometer ke arah timur.

“Selain pencarian laut dan pantai, SRU 3 melakukan pemantauan udara menggunakan drone untuk memperluas jangkauan pencarian,” katanya lagi.

Namun hingga Minggu sore, upaya pencarian belum membuahkan hasil.

“Kami belum menemukan korban. Operasi SAR akan terus dilanjutkan dengan mengutamakan keselamatan personel, serta menyesuaikan kondisi cuaca dan karakteristik perairan di sekitar Pantai Goa Langir Sawarna,” pungkasnya.

Basarnas Banten mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk meningkatkan kewaspadaan saat beraktivitas di kawasan pantai.

“Kami imbau harus waspada, terutama pada kondisi ombak dan arus laut yang berpotensi membahayakan keselamatan,” tandasnya.

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network