Lebak Gelontorkan Rp75,5 Miliar untuk Perbaikan Jalan 2026

Rifqi Ramadhan
Kerusakan jalan di salah satu ruas wilayah Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak. (Foto: Istimewa).

LEBAK, iNewsLebak.id – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak mengalokasikan anggaran sebesar Rp 75,5 miliar dalam APBD 2026 untuk perbaikan infrastruktur jalan kabupaten dan desa. Kebijakan tersebut diambil guna menangani kerusakan jalan yang masih terjadi di sejumlah wilayah serta mendukung kelancaran mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat, Rabu (21/1/2026).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Lebak, Dade Yan Apriyandi, mengatakan kondisi jalan kabupaten di Lebak secara umum terus menunjukkan perbaikan. Dari total panjang jalan kabupaten sekitar 749,43 kilometer, sebanyak 74,86 persen telah berada dalam kondisi layak dilintasi karena sudah berlapis aspal hotmix maupun beton.

Namun demikian, Dade mengakui masih terdapat sekitar 25,14 persen ruas jalan kabupaten yang mengalami kerusakan dan membutuhkan penanganan serius. Pada 2026, DPUPR Lebak memfokuskan anggaran lebih dari Rp 47,7 miliar untuk penanganan 11 ruas jalan kabupaten, serta lebih dari Rp 27,8 miliar untuk perbaikan 42 ruas jalan poros desa.

“Alokasi anggaran tahun ini kami arahkan untuk ruas-ruas yang tingkat kerusakannya cukup tinggi dan berdampak langsung terhadap mobilitas serta aktivitas ekonomi masyarakat,” kata Dade kepada wartawan di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).

Dia menjelaskan, sejumlah wilayah menjadi prioritas perbaikan, di antaranya Kecamatan Bojongmanik, Cirinten, Leuwidamar, Muncang, serta kawasan Lebak Selatan yang meliputi Wanasalam, Malingping, Cihara, Cilograng, dan Cibeber.

Selain itu, beberapa jalan strategis juga masuk dalam daftar penanganan, termasuk Jalan Maulana Yusuf, khususnya ruas Rancagawe hingga Terminal Aweh, yang dinilai memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas masyarakat.

Dade menambahkan, pembangunan infrastruktur jalan tidak hanya berfokus pada peningkatan kualitas permukaan jalan, tetapi juga mencakup penanganan lokasi rawan longsor serta ruas jalan yang menjadi akses vital warga.

“Jalan-jalan ini bukan sekadar penghubung antarwilayah, tetapi urat nadi ekonomi warga. Karena itu, aspek keselamatan dan keberlanjutan menjadi perhatian utama,” ujarnya.

Di tengah keterbatasan kemampuan keuangan daerah, DPUPR Lebak menegaskan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan. Pengawasan dilakukan secara berjenjang sejak tahap perencanaan hingga penyelesaian proyek guna memastikan hasil pembangunan tidak bersifat jangka pendek.

“Kami tidak hanya mengejar target selesai. Yang lebih penting, kualitasnya terjaga agar umur jalan bisa lebih panjang dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tegas Dade.

Meski demikian, pemerintah daerah mengakui pemerataan pembangunan jalan belum sepenuhnya terwujud. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu faktor utama sehingga penanganan infrastruktur harus dilakukan secara bertahap.

“Kami memahami masih banyak harapan masyarakat. Namun, sesuai kebijakan dan arahan bupati Lebak, pembangunan infrastruktur jalan tetap menjadi prioritas dan dilaksanakan secara berkesinambungan,” katanya.

Sementara itu, warga menilai kerusakan jalan juga dipengaruhi faktor eksternal. Doni, warga Kecamatan Kalanganyar, menyebut aktivitas angkutan pasir basah dari kawasan tambang di Kecamatan Cimarga menjadi salah satu penyebab cepat rusaknya jalan.

“Kerusakan jalan itu bukan hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga memengaruhi ekonomi warga. Orang jadi malas berhenti atau lewat karena jalannya rusak,” ujar Doni.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa persoalan infrastruktur jalan di Lebak tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga pengawasan pemanfaatan jalan dan penertiban kendaraan bermuatan berat. Tanpa pengendalian tonase serta koordinasi lintas sektor yang konsisten, alokasi anggaran berpotensi tidak berjalan efektif.

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network