Agar Tubuh Tak Kaget, Ini Pola Buka Puasa yang Lebih Aman dan Sehat

Rifqi Ramadhan
Ilustrasi gangguan pencernaan akibat pola buka puasa yang tidak tepat. (Foto: Pixabay)

LEBAK, iNewsLebak.id – Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, tak sedikit orang yang langsung menyantap makanan dalam jumlah banyak saat waktu berbuka tiba. Padahal, sistem pencernaan memerlukan waktu untuk kembali beradaptasi. Jika pola makan tidak diatur dengan baik, tubuh bisa merasa tidak nyaman. Karena itu, penting menyusun menu buka puasa secara bertahap agar energi kembali tanpa membebani lambung.

Awali dengan yang Ringan

Berbuka puasa sebaiknya tidak langsung dengan makanan berat. Lambung yang kosong selama berjam-jam perlu dipersiapkan lebih dulu.

Beberapa pilihan yang bisa menjadi pembuka antara lain:

- Kurma sebagai sumber gula alami yang membantu mengembalikan energi secara perlahan

- Air putih hangat untuk mengganti cairan tubuh dan membantu menenangkan pencernaan

- Buah-buahan segar yang kaya air dan serat

Memberi jeda sejenak sebelum menyantap makanan utama juga membantu tubuh beradaptasi.

Susun Menu Utama Secara Seimbang

Setelah takjil, tubuh siap menerima asupan utama. Menu berbuka sebaiknya tetap memperhatikan keseimbangan nutrisi agar energi pulih tanpa membuat perut terasa berat.

Komposisi yang dianjurkan meliputi:

- Karbohidrat sebagai sumber tenaga

- Protein untuk membantu proses pemulihan tubuh

- Sayuran yang kaya serat dan vitamin

Perpaduan ini membantu menjaga stamina sekaligus mendukung kesehatan pencernaan.

Batasi Makanan Manis dan Berminyak

Godaan gorengan dan minuman manis saat berbuka memang sulit dihindari. Namun konsumsi berlebihan dapat menimbulkan rasa begah atau lemas setelahnya. Membatasi gula tambahan serta makanan yang terlalu berminyak dapat membantu menjaga kenyamanan tubuh.

Perhatikan Porsi dan Asupan Cairan

Selain jenis makanan, porsi makan juga perlu dikendalikan. Berbuka secara bertahap lebih disarankan dibanding langsung makan dalam jumlah besar.

Tak kalah penting, kebutuhan cairan tetap harus dipenuhi dari waktu berbuka hingga sahur untuk mencegah dehidrasi.

Dengan pola makan yang lebih teratur dan seimbang, buka puasa tidak hanya sekadar menghilangkan lapar, tetapi juga menjaga tubuh tetap sehat dan bertenaga selama Ramadan.

Editor : iNews Lebak

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network