Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : The Power of Emak-emak, Ratusan Kaum Hawa di Kampung Dengung Lebak Blokir Jalan Desa Gegara Ini
Advertisement . Scroll to see content

PPATK Blokir 40 Rekening Milik Rafael Alun, Jumlahnya 'WOW' Banget Hingga Rp500 Miliar

Rabu, 08 Maret 2023 | 08:26 WIB
  • author U Suryana
PPATK Blokir 40 Rekening Milik Rafael Alun, Jumlahnya 'WOW' Banget Hingga Rp500 Miliar
Karir Rafael Alun tamat imbas ulah anak, hartanya bakal diselidiki KPK. Foto: kolase MPI/DJP

JAKARTA, iNewsLebak.id - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menemukan ada lebih dari 40 rekening yang berkaitan dengan Rafael Alun Trisambodo (RAT), ayah pelaku yang aniaya anak pengurus GP Ansor DKI Jakarta. 

Kepala PPATK, Ivan Yustiavandana mengatakan, pihaknya telah melakukan pemblokiran uang di rekening Rafael Alun yang jumlahnya mencapai Rp500 miliar di 40 rekening yang diduga milik Rafael.

"Total dana dalam rekening yang diblokir itu mencapai Rp500 miliar. Mutasi rekening tahun 2019-2023," kata Ivan pada wartawan, Rabu (8/3/2023).

Sebelumnya, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membongkar pola penyembunyian hingga penyamaran aliran uang mantan Pejabat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rafael Alun Trisambodo .

KPK menyebut Rafael Alun punya ilmu silat yang tinggi dalam menyamarkan aliran uang. Deputi Pencegahan dan Monitoring KPK Pahala Nainggolan menjelaskan ada tiga pola yang disinyalir diterapkan Rafael Alun dalam menyembunyikan harta kekayaannya hingga menyamarkan uang yang diterimanya.

Pertama, Rafael diduga menyembunyikan asetnya dengan menggunakan nama ibunya. Kedua, ada pihak profesional yang diduga sebagai perantara penerimaan uang untuk Rafael Alun.

Pihak profesional tersebut diduga berprofesi sebagai konsultan pajak. Konsultan pajak itu diduga mengatur dan mengelola penerimaan uang untuk Rafael.

Ketiga, Rafael diduga menerima aliran uang lewat perusahaan. Rafael dan keluarganya tercatat memiliki saham di enam perusahaan. Diduga, perusahaan itu dijadikan tempat untuk menampung uang.

Editor: U Suryana

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut