Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Stasiun Rangkasbitung: Saksi Seabad Perjalanan Warga Banten
Advertisement . Scroll to see content

Sejarah Detik-detik Runtuhnya Konstantinopel Ditangan Muhammad Al-Fatih

Senin, 06 Januari 2025 | 17:04 WIB
  • author Abdul Kadir
Sejarah Detik-detik Runtuhnya Konstantinopel   Ditangan Muhammad Al-Fatih
Sejarah penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih/ Foto: Istimewa

LEBAK, iNewsLebak.id- Para pecinta sejarah peradaban islam mungkin sudah tak asing lagi di telinga kita dengan nama Muhammad Al-Fatih. 

Jika kita mendengar nama Muhammad Al-Fatih, fikiran kita bakal tertuju terhadap Kota Konstantinopel. 

Suatu ko Kota yang terletak di Semenanjung Balkan, di persimpangan antara Eropa dan Asia, dan merupakan salah satu kota tertua dan terpenting dalam sejarah.

Berikut sejarah detik-detik penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad  Al-Fatih yang dirangkum dari berbagai sumber. 

Konstantinopel pertama kali ditaklukan oleh tentara Salib pada Perang Salib, sekira tahun 1204. Kemudian pada 1261 Bizantium merebut kembali Konstantinopel. 

Pada tahun 1452 Muhammad Al-Fatih membangun benteng Rumeli Hisari dan Anadoluhisari untuk memblokade jalur laut Konstantinopel. 

Lebih lanjut pasukan Utsmaniyah yang dipimpin panglima perang Muhammmad Al-Fatih mengepung Konstantinopel pada 6 April 1453 hingga 29 Mei 1453 dan kemudian terjadilah pengambilan alihan Konstantinopel pada 29 Mei 1453.

Adapun faktor-faktor terjadinya penaklukan Konstantinopel oleh Muhammad Al-Fatih disebabkan oleh berberapa faktor, mulai dari konflik internal Bizantium dan tentunya strategi perang yang dimiliki pasukan Utsmani yang luar biasa kuat dalam bidang alutsista hingga strategi. 

Hingga kini fakta-fakta sejarah tersebut dapat anda temui apabila anda berkunjung ke Turki. ***

Editor: Lazarus Sandy

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut