get app
inews
Aa Text
Read Next : Doa Niat Puasa Ganti, Segera Qadha Puasamu Sebelum Terlambat!

Doa Ziarah Kubur Orang Tua, Lengkap Sesuai dengan Tata Cara Nabi

Selasa, 25 Februari 2025 | 12:00 WIB
header img
Doa ziarah kubur orang tua, sebagaimana yang telah Rasulullah SAW contohkan. (Foto: MPI)

LEBAK, iNewsLebak.id - Penting bagi umat Muslim untuk belajar doa Ziarah kubur orang tua. Apalagi, mendekati Bulan Suci Ramadan, banyak umat Muslim mulai berziarah kubur untuk mengirimkan doa ke makam orang tua ataupun sanak saudara yang telah wafat.

Bacaan doa untuk orang yang sudah meninggal itu berbeda-beda, tergantung siapa yang sedang kita doakan. Lalu, bagaimana doa ziarah kubur orang tua yang sesuai dengan ajaran Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam?

 

Melansir dari laman NU Online Lampung, Simak pembahasan berikut ini.

 

Doa Ziarah Kubur Orang Tua

Rasulullah SAW, sebagai teladan utama bagi seluruh umat Muslim, tidak hanya melakukan ziarah kubur, tetapi juga memberikan bimbingan mengenai bacaan yang sebaiknya diucapkan oleh para peziarah sebagai bentuk penghormatan dan adab saat mengunjungi tempat peristirahatan terakhir.

Diriwayatkan dalam Shahih Muslim bahwa Rasulullah SAW, setiap kali keluar rumah pada penghujung malam untuk berziarah ke makam sahabat-sahabatnya di Madinah, beliau selalu menyapa mereka dengan bacaan berikut:

السَّلامُ عَلَيْكُمْ دَارَ قَوْمٍ مُؤْمِنينَ وَأتاكُمْ ما تُوعَدُونَ غَداً مُؤَجَّلُونَ وَإنَّا إنْ شاءَ اللَّهُ بِكُمْ لاحقُونَ 

Assalâmu‘alaikum dâra qaumin mu’minîn wa atâkum mâ tû‘adûn ghadan mu’ajjalûn, wa innâ insyâ-Allâhu bikum lâhiqûn

Memiliki arti: Assalamu’alaikum, hai tempat bersemayam kaum Mukmin. Telah datang kepada kalian janji Tuhan yang sempat ditangguhkan besok, dan kami insyaallah akan menyusul kalian. 

 

Adapun bacaan berikut yang bisa dilafalkan oleh seseorang untuk mendoakan orang tua yang telah wafat:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَلِوَالِدَيَّ وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِيْ صَغِيْرَا 

Rabbighfir lī, wa li wālidayya, warham humā kamā rabbayānī shaghīrā.

Memiliki arti: Tuhanku, ampunilah dosaku dan (dosa) kedua orang tuaku. Sayangilah keduanya sebagaimana keduanya menyayangiku di waktu aku kecil. 

 

Zikir dan Membaca Al-Qur’an


Foto: Unsplash

Imam Nawawi dalam Al-Adzkâr mengatakan, Saat berziarah kubur, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak membaca Al-Qur'an, berdzikir, dan mendoakan orang yang telah meninggal. Hal ini sebaiknya dilakukan tidak hanya menjelang bulan Ramadan, tetapi juga pada hari-hari biasa.

Selain untuk mengirimkan doa, Ziarah juga bisa dijadikan sebagai pengingat, bahwa suatu saat, di tempat yang tidak ditentukan sebelumnya, pasti kita juga akan mati.

Berikut adalah doa yang dapat dipanjatkan untuk memohon ampunan kepada Allah SWT, baik untuk diri sendiri, orang tua, guru, orang-orang yang berjasa, serta orang-orang yang memiliki hak yang belum sempat kita tunaikan.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ الأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ مِنْ مَشَارِقِ الْاَرْضِ إِلَى مَغَارِبِهَا بَرِّهَا وَبَحْرِهَا، خُصُوْصًا إِلَى آبَاءِنَا وَاُمَّهَاتِنَا وَأَجْدَادِنَا وَجَدَّاتِنَا وَأَسَاتِذَتِنَا وَمُعَلِّمِيْنَا وَلِمَنْ أَحْسَنَ إِلَيْنَا وَلِأَصْحَابِ الحُقُوْقِ عَلَيْنَا 

Allāhummaghfir lil muslimīna wal muslimāt, wal mukminīna wal mukmināt, al-ahyā’i minhum wal amwāt, min masyāriqil ardhi ilā maghāribihā, barrihā wa bahrihā, khushūshan ilā ābā’inā, wa ummahātinā, wa ajdādinā, wa jaddātinā, wa asātidzatinā, wa mu‘allimīnā, wa li man ahsana ilainā, wa li ashhābil huquqi ‘alaynā.

Memiliki arti: Ya Allah, ampunilah Mukminin, Mukminat, Muslimin, Muslimat, yang masih hidup, yang telah Wafat, yang tersebar dari timur hingga barat, di darat dan di laut, khususnya bapak, ibu, kakek, nenek, ustadz, guru, mereka yang telah berbuat baik terhadap kami, dan mereka yang masih memiliki hak terhadap kami.

Selanjutnya, doa yang bisa dipanjatkan sebagai permohonan rahmat, ampunan, dan Syafaat bagi umat Muslim adalah sebagai berikut:

اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُمْ وَارْحَمْهُمْ وَعَافِهِمْ وَاعْفُ عَنْهُمْ. اللَّهُمَّ اَنْزِلِ الرَّحْمَةَ وَالْمَغْفِرَةَ وَالشَّفَاعَةَ عَلَى أَهْلِ الْقُبُوْرِ مِنْ أَهْلِ لَاالَهَ اِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَّسُوْلُ اللهِ. 

Allāhummaghfir lahum, warhamhum, wa ‘āfihim, wa‘fu ‘anhum. Allāhumma anzilir rahmata, wal maghfirata, was syafā’ata ‘alā ahlil qubūri min ahli lā ilāha illallāhu Muhammadun rasūlullāh.

Memiliki arti: Ya Allah, berikanlah ampunan, kasih sayang, afiat, dan maaf untuk mereka. Ya Allah, turunkanlah rahmat, ampunan, syafa’at bagi ahli kubur penganut dua kalimat syahadat.
Kemudian, doa ziarah kubur orang tua bisa ditutup dengan doa sapu jagad, sholawat Nabi, dan Surat Al-Fatihah.

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut