7 Tips Berkunjung ke Perkampungan Baduy: Etika dan Hal yang Perlu Diketahui

LEBAK, iNewsLebak.id - Kampung Baduy, yang terletak di Pegunungan Kendeng, Desa Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Menawarkan pengalaman wisata budaya yang unik dan autentik. Suku Baduy dikenal dengan gaya hidup sederhana dan teguh memegang tradisi leluhur mereka.
Namun, sebelum berkunjung ada beberapa hal yang perlu kamu ketahui agar perjalananmu lebih nyaman dan sesuai dengan adat setempat. Mulai dari aturan berpakaian, etika berinteraksi, berikut 7 tips berkunjung ke Kampung Baduy berjalan lancar dan berkesan.
Berkunjung ke perkampungan Baduy menawarkan pengalaman unik dalam memahami kearifan lokal dan tradisi yang masih terjaga. Namun, penting bagi wisatawan untuk menghormati adat istiadat setempat. Berikut beberapa tips berkunjung ke Kampung Baduy dan etika yang perlu diperhatikan
Tidak Membuang Sampah Sembarangan
Masyarakat Baduy sangat menjaga kebersihan lingkungan. Wisatawan harus memastikan sampah dibuang pada tempatnya dan tidak mencemari alam sekitar.
Larangan Membawa Narkoba dan Minuman Keras
Membawa atau mengonsumsi narkoba dan minuman keras di wilayah Baduy sangat dilarang dan dapat berujung pada sanksi adat atau hukum.
Menghormati Kesopanan dan Etika
Bertindak asusila atau berkata kotor sangat tidak diperbolehkan. Wisatawan diharapkan menjaga sikap dan tutur kata selama berada di perkampungan Baduy.
Pada bulan Kawalu, sesuai penanggalan adat Baduy, pengunjung dilarang masuk ke Baduy Dalam. Pelarangan ini berlangsung selama tiga bulan berturut-turut.
Wisatawan tidak diperkenankan memetik atau merusak tanaman selama berada di wilayah Baduy, sebagai bentuk penghormatan terhadap alam dan adat setempat.
Pengunjung dilarang masuk ke hutan lindung dan hutan tutupan (leuweung kolot) yang sangat dilindungi kelestariannya oleh masyarakat Baduy.
Di Baduy Dalam, penggunaan perangkat teknologi modern seperti kamera, ponsel, dan alat elektronik lainnya dilarang. Sementara di Baduy Luar, penggunaan teknologi mulai diperbolehkan dalam batas tertentu, misalnya penggunaan ponsel sudah diterima, tetapi tetap harus digunakan secara bijak dan tidak berlebihan.
Kampung Baduy memiliki kearifan lokal yang kuat dalam mengelola lingkungan. Masyarakatnya membagi wilayah mereka menjadi beberapa zona, termasuk kawasan permukiman, lahan pertanian, dan hutan adat yang dilindungi secara ketat.
Hutan adat ini menjadi sumber kehidupan mereka, menyediakan air, makanan, dan keseimbangan ekosistem yang sangat dijaga. Hukum adat yang melarang penebangan liar dan eksploitasi alam telah membantu menjaga keasrian lingkungan Kampung Baduy.
Setelah mengetahui tips berkunjung ke Kampung Baduy, masyarakat luas dapat berkontribusi dalam melindungi Kampung Baduy dengan menghormati aturan adat yang berlaku.
Misalnya, pengunjung sebaiknya mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan, seperti tidak mengambil atau merusak sumber daya alam di wilayah mereka. Selain itu, mendukung pendidikan mengenai kearifan lokal Baduy juga menjadi langkah penting dalam memastikan nilai-nilai adat tetap bertahan.
Pengakuan resmi terhadap Kampung Baduy sebagai situs warisan budaya juga bisa membantu meningkatkan perlindungan terhadap lingkungan dan tradisi mereka.
Dengan menjaga kelestarian Kampung Baduy, kita turut melestarikan salah satu bentuk kearifan lokal yang berharga serta memastikan bahwa warisan budaya ini tetap hidup untuk generasi mendatang.
Editor : Imam Rachmawan