Jalan Rusak, Warga Nambo Gelar Aksi di KP3B Tuntut Tanggung Jawab Gubernur dan Kontraktor
SERANG, iNewsLebak.id - Warga Kampung Nambo, Desa Cikeusik, Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, menggelar aksi unjuk rasa di Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kamis (8/1/2026).
Aksi tersebut menuntut pertanggungjawaban Pemerintah Provinsi Banten atas kerusakan jalan Kampung Cikeusik-Nambo-Citawi yang diduga kuat disebabkan aktivitas proyek pembangunan ruas jalan desa Pasirtuhur-Cikeusik, program unggulan Gubernur Banten Andra Soni yang dikenal sebagai Program Bang Andra.
Masa aksi yang tergabung dalam aliansi Rakyat Mahasiswa Pemuda dan Santri (RAMPAS) itu menilai, proyek pembangunan jalan desa justru menimbulkan dampak serius bagi warga. Jalan utama yang selama ini menjadi akses vital masyarakat dilaporkan hancur akibat lalu lintas kendaraan berat, khususnya mobil pengangkut material beton (jayamik) yang melintasi jalan tersebut.
Massa menegaskan bahwa kerusakan jalan tersebut telah melumpuhkan aktivitas ekonomi dan sosial warga, serta diperparah dengan hancurnya saluran drainase di pinggir jalan dan terjadinya longsoran tanah di sejumlah titik.
Dalam aksi tersebut, massa awalnya ditemui oleh Kepala Bidang Bina Marga. Namun, karena tidak mendapatkan jawaban pasti terkait kepastian perbaikan jalan, massa aksi kemudian merangsek masuk ke area KP3B dan akhirnya ditemui langsung oleh Kepala Dinas PUPR Provinsi Banten, Arlan Marzan, ST., MT.
Editor : U Suryana