Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ikan Sapu-Sapu Mengganas di Lebak, Ancam Populasi Ikan Lokal Punah Perlahan
Advertisement . Scroll to see content

Empat Negara Tercatat Siap jadi Investor di Lebak, Nilai Investasi Tertinggi Capai Rp48 Miliar

Rabu, 14 Mei 2025 | 13:30 WIB
  • author Abi Rama Wicaksono
Empat Negara Tercatat Siap jadi Investor di Lebak, Nilai Investasi Tertinggi Capai Rp48 Miliar
Ilustrasi: MPI

LEBAK, iNewsLebak.id - Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Lebak mencatat bahwa empat negara menunjukkan minat besar untuk berinvestasi di Kabupaten Lebak, Banten. Keempat negara tersebut telah menyalurkan sejumlah dana yang cukup besar sejak awal tahun 2025.

Penata Kelola Penanaman Modal Ahli Madya pada DPMPTSP Lebak, Robertus Erwin Haryanto menerangkan bahwa perkembangan investasi menunjukkan tren yang baik, terutama di bidang perindustrian.
“Situasi investasi di Lebak sejauh ini cukup stabil dan kondusif. Hal itu terlihat dari realisasi triwulan pertama tahun ini yang berhasil menembus angka Rp272 miliar,” ujar Erwin kepada media pada Selasa (13/05/2025) kemarin.

Empat negara yang ditenggarai akan menjadi investor tersebut adalah Korea Selatan dengan nilai investasi paling tinggi, yaitu Rp48 miliar, disusul oleh negara tetangga malaysia dengan nilai investasi sebesar Rp1 miliar, kemudian ada Tiongkok Rp741 juta dan Thailand Rp27 juta.

Lebih lanjut, Erwin menyatakan bahwa investasi ini menjadi pertanda positif bagi kondisi investasi di Lebak, yang turut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Mengingat stabilitas iklim usaha dan luasnya lahan di Lebak, terutama untuk sektor industri dan perumahan, menjadi daya tarik bagi para investor.

“Kami melihat tren ini akan terus membaik ke depan.”

“Transportasi, pergudangan, dan telekomunikasi menyumbang sekitar Rp77 miliar. Disusul sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran Rp76 miliar. Kemudian industri lainnya Rp51 miliar, pertambangan Rp31 miliar, dan terakhir perdagangan serta reparasi Rp10 miliar,” lanjut Erwin.

Editor: Imam Rachmawan

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut