Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Ikan Sapu-Sapu Mengganas di Lebak, Ancam Populasi Ikan Lokal Punah Perlahan
Advertisement . Scroll to see content

Kemacetan Panjang Melanda Jalan Maja–Adiyasa, Truk Pengangkut Tanah Turut Memperparah

Selasa, 07 Oktober 2025 | 21:00 WIB
  • author Nadya Bella Arthamevira
Kemacetan Panjang Melanda Jalan Maja–Adiyasa, Truk Pengangkut Tanah Turut Memperparah
Kemacetan Parah di Jalan Maja, Truk Tanah dan Pasir Kian Memperparah. (Foto: Polsek Maja)

LEBAK, iNewsLebak.id – Kemacetan panjang melanda ruas Jalan Koleng–Maja hingga Maja–Adiyasa, Kabupaten Lebak, Banten. Kepadatan lalu lintas kian parah karena adanya aktivitas perbaikan jalan di sekitar Simpang Pasar Maja

Warga merasa senang dan menilai bahwa perbaikan jalan memang dibutuhkan, tetapi pada pelaksanaannya kemacetan justru semakin parah, terlebih truk bermuatan berat tetap melewati area tersebut meskipun di luar jam operasional yang sudah ditentukan. 

“Kami senang jalan diperbaiki, tapi kok bisa truk tonase sudah antre dari siang hari,” ucap warga setempat, Maman, Selasa (7/10). 

Maman turut menyebutkan bahwa kemacetan di kawasan tersebut bukan hal baru, setiap sore hingga malam hari tak jarang kendaraan tersendat. Akan tetapi, kondisi ini kian memburuk akibat kelalaian dari truk pengangkut tanah dan pasir yang sembarang berhenti di bahu jalan.

“Rata-rata truk dari Curugbitung, ada juga dari Citeras sampai Cimarga,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Panit Lantas Polsek Maja, Aipda Sutekno, menjelaskan bahwa timnya sudah turun ke lapangan guna mengatur lalu lintas di lokasi secara kondisional dengan menyesuaikan tingkat kepadatan kendaraan. 

Ia juga menegaskan sanksi terhadap truk galian C yang melanggar aturan lalu lintas tetap dilaksanakan, tetapi pelanggaran masih belum sepenuhnya teratasi karena aktivitas galian masih berjalan di Maja. 

“Kalau akhir pekan biasanya lebih padat, kami juga kekurangan personel. Kemudian, Selama kegiatan galian masih aktif, potensi pelanggaran dan kemacetan sulit dihindari,” jelasnya.

Editor: Imam Rachmawan

Related News

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut