Di Usia 16 Tahun, Adit Menjaga Harapan Tiga Adiknya dari Gubuk Reyot
Kondisi ekonomi keluarga yang sulit memaksa Adit berhenti sekolah. Ayahnya bekerja di Merauke, sedangkan ibunya tinggal bersama keluarga barunya di Kecamatan Sobang.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, Adit bekerja serabutan dengan penghasilan yang tidak menentu. Jika tidak mendapatkan pekerjaan, ia bergantung pada bantuan tetangga sekitar.
Pemerintah desa setempat telah berupaya membantu kondisi keluarga tersebut. Namun, bantuan rumah layak huni belum dapat direalisasikan hingga kini.
Sekretaris Desa Pejamben, Sanarudin, menyebut kendala utama terletak pada status lahan tempat tinggal Adit. Hal tersebut menjadi penghambat dalam pengajuan bantuan perumahan.
“Kami sudah beberapa kali mengajukan, tapi terkendala status lahan,” jelasnya.
Editor : Imam Rachmawan