Usai Aksi Warga, Anggaran BTT Lebak Dialihkan untuk Huntap Korban Bencana
Selama enam tahun sejak bencana 1 Januari 2020, para korban diketahui masih tinggal di hunian sementara. Kondisi huntara tersebut sebagian besar beratapkan terpal, beralaskan tanah, dan minim akses infrastruktur.
Situasi tersebut semakin mendapat sorotan setelah kondisi akses jalan menuju lokasi huntara viral di media sosial. Jalan di wilayah Lebakgedong masih berupa tanah merah, sementara kawasan perbatasan Bogor telah beraspal.
Setelah adanya kepastian anggaran dari pemerintah daerah, warga akhirnya membubarkan aksi. Mereka kembali ke Cigobang sambil menunggu realisasi janji pematangan lahan.
Tokoh pemuda Cigobang, Zaenudin, menyatakan warga akan menunggu hingga batas waktu yang telah disepakati. Ia menegaskan aksi lanjutan akan dilakukan jika tidak ada pergerakan alat berat hingga 26 Januari 2026.
“Selambat-lambatnya pada 26 Januari, kita tunggu apakah janji tersebut ditepati atau tidak,” tegas Zaenudin.
Editor : Imam Rachmawan