get app
inews
Aa Text
Read Next : 6 Penginapan Murah di Lebak yang Paling Banyak Dikunjungi, Harga Bersahabat!

Harga Gula Aren di Lebak Naik Jelang Ramadan, Omzet Pedagang Meningkat

Senin, 26 Januari 2026 | 11:49 WIB
header img
Ilustrasi tumpukan gula aren. (Foto: Ist)

Lebak, iNewsLebak.id – Harga gula aren di Kabupaten Lebak, Banten, mulai mengalami kenaikan menjelang Ramadan 2026. Peningkatan harga ini terjadi seiring naiknya permintaan pasar dan berdampak langsung pada omzet pedagang serta penampung gula aren di daerah tersebut.

Di sejumlah pasar tradisional, harga gula aren per toros atau kemasan berisi lima ikat kini naik dari Rp200.000 menjadi Rp250.000 per toros. Kenaikan tersebut sudah mulai dirasakan para pelaku usaha sejak beberapa hari terakhir.

Salah satu penampung gula aren di Rangkasbitung, Fahri (60), mengatakan omzet penjualannya saat ini meningkat dibanding hari-hari biasa.

“Kami sekarang bisa menghasilkan omzet pendapatan naik dua kali lipat yang biasanya Rp15 juta kini menjadi Rp30 juta per hari,” kata Fahri, Senin (26/1/2026).

Hal serupa disampaikan penampung lain di Pasar Rangkasbitung, Maman (60). Ia menyebut kualitas gula aren Lebak menjadi alasan tingginya minat pembeli.

“Sebab , produksi gula aren Kabupaten Lebak memiliki kelebihan yakni organik tanpa kimia, sebab pepohonan nira atau kaung tumbuh di pegunungan dan perbukitan,” jelasnya.

Maman menambahkan, meningkatnya permintaan membuat pedagang harus menambah stok guna mengantisipasi kebutuhan pasar menjelang Ramadan.

“Menjelang Ramadhan kami bisa menghasilkan omzet Rp20 juta dari sebelumnya Rp10 juta per hari. Kami kini menyetok 5 ton dari sebelumnya hanya 3 ton, karena permintaan cenderung meningkat,” katanya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Lebak, Imam Suangsa, mengatakan gula aren merupakan komoditas unggulan daerah yang menjadi sumber penghidupan ribuan pelaku usaha.

“Kami terus melakukan pembinaan agar perajin gula aren bisa bersaing pasar dan menembus pasar domestik hingga mancanegara,” kata Imam.

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut