Dalam pelaksanaannya, tim SRU I bertugas menyusuri bagian sungai sejauh 5 kilometer dari posisi terakhir korban terlihat dengan menggunakan rubber boat. Sementara, SRU II berperan di jalur darat dengan memantau visual sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian.
Korban tak kunjung ditemukan pada operasi hari pertama, sehingga proses pencarian berlanjut hingga keesokan harinya, tepatnya Rabu (10/12) pukul TW 1210 0700 G.
Untuk menindaklanjuti, tim turut menggandeng instansi lain, seperti Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Lebak, relawan PMI, Damkar, Polsek Rangkasbitung, Koramil 0301 Rangkasbitung, Dinas Perhubungan hingga masyarakat setempat.
Mereka dibekali dengan berbagai alat penunjang, antara lain Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat BPBD Lebak, peralatan medis, Rescue Car D-Max, peralatan komunikasi, peralatan air serta peralatan penunjang lainnya.
Cuaca di lokasi dilaporkan kian mendung membuat tim harus meningkatkan kewaspadaan sepanjang operasi. Meski begitu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyatakan pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
