LEBAK, iNewsLebak.id - Ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Lebak dipastikan dalam kondisi aman untuk beberapa tahun ke depan. Perum Bulog Kantor Cabang Lebak menegaskan persediaan beras yang tersimpan saat ini mampu memenuhi kebutuhan masyarakat hingga tahun 2027.
Pimpinan Cabang Bulog Lebak, M. Syaukani, menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu cemas terhadap isu kekurangan beras. Pasalnya, cadangan beras yang dikelola Bulog saat ini berada dalam kondisi surplus.
"Stok beras di gudang Bulog Lebak saat ini sangat mencukupi dan aman," kata Syaukani kepada wartawan di Warunggunung, Selasa (13/1/2025).
Kondisi tersebut didukung oleh masuknya musim panen di wilayah Lebak. Produksi beras dari petani lokal terus mengalir ke gudang Bulog, sehingga persediaan dapat terjaga secara berkelanjutan.
“Stok beras yang ada di gudang Bulog Lebak dipastikan cukup hingga tahun 2027," ujarnya.
Untuk memastikan beras dapat diakses masyarakat secara merata, Bulog Lebak tetap menjalankan penyaluran melalui jalur distribusi resmi yang telah ditetapkan.
“Penjualan beras kepada masyarakat kami lakukan melalui mitra Bulog yang telah dipanjang," kata Syaukani.
Di tengah kondisi stok yang melimpah, Bulog Lebak juga tetap membuka ruang bagi petani untuk menjual hasil panennya. Penyerapan ini dilakukan guna menjaga keseimbangan pasokan sekaligus mendukung petani di daerah.
“Bulog Lebak tetap menampung beras hasil panen petani di Lebak maupun Pandeglang," ucapnya.
Tidak hanya beras, Bulog Lebak juga memastikan sejumlah komoditas pangan lainnya tersedia dalam jumlah yang memadai, terutama menjelang bulan Ramadan.
“Untuk kedelai, kacang hijau, minyak goreng, gula, dan terigu, stok di gudang Bulog Lebak masih tersedia dengan sangat banyak," kata Syaukani.
Dengan ketersediaan stok yang terjaga dan distribusi yang berjalan, Bulog Lebak menilai kebutuhan pangan masyarakat dapat terpenuhi secara stabil dalam jangka panjang.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
