LEBAK, iNewsLebak.id - Menahan lapar mungkin terasa menantang, tapi menahan haus sering kali lebih berat. Selama Ramadan, tubuh bisa tidak mendapat asupan cairan hingga lebih dari 14 jam.
Kalau tidak diatur dengan baik, risiko dehidrasi bisa muncul. Salah satu cara sederhana yang bisa diterapkan adalah pola 2-4-2.
Pola ini membantu membagi delapan gelas air dalam waktu berbuka hingga sahur, sehingga tubuh tetap terhidrasi tanpa terasa “kebanyakan minum” dalam satu waktu.
Awali Berbuka dengan Dua Gelas Air
Saat azan Maghrib berkumandang, godaan untuk langsung minum banyak memang besar. Namun, tubuh tetap perlu adaptasi. Cukupkan dua gelas air putih, diminum perlahan, bukan sekaligus.
Sebelum makan berat, awali dengan kurma atau potongan buah segar. Selain memberi energi cepat, buah membantu lambung menyesuaikan diri setelah seharian kosong. Air putih yang diminum perlahan akan menggantikan cairan yang hilang tanpa membuat perut terasa begah atau mual.
Langkah sederhana ini penting karena setelah berjam-jam tanpa minum, tubuh membutuhkan cairan untuk menstabilkan kembali sirkulasi dan suhu tubuh.
Editor : iNews Lebak
Artikel Terkait
