Produksi Pangan Kasepuhan Lebak Didorong Naik, Kearifan Lokal Tetap Jadi Andalan

Rifqi Ramadhan
Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar. (foto: ist)

LEBAK, iNewsLebak.id – Pemerintah daerah mendorong peningkatan produksi pangan masyarakat Kasepuhan di Kabupaten Lebak dari lima menjadi enam ton gabah kering pungut (GKP) per hektare, tanpa meninggalkan kearifan lokal yang selama ini menjadi andalan.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Deni Iskandar, mengatakan peningkatan produksi tersebut didorong seiring masuknya masa panen raya di sejumlah wilayah masyarakat Kasepuhan, termasuk di Kasepuhan Cisitu, Kecamatan Cibeber.

Menurutnya, hasil panen tersebut tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga berdampak pada peningkatan ekonomi warga setempat.

Oleh karena itu, pemerintah daerah berharap produktivitas pertanian masyarakat Kasepuhan dapat ditingkatkan dari rata-rata lima ton menjadi enam ton GKP per hektare.

Deni menjelaskan, pola tanam masyarakat Kasepuhan masih mempertahankan penggunaan benih lokal dengan siklus panen satu kali dalam setahun atau sekitar enam bulan masa tanam.

“Semua petani masyarakat Kasepuhan panen padi enam bulan dan selanjutnya dikembangkan budi daya ikan emas, mujaer dan nila” katanya, selasa (14/04/2026).

Editor : iNews Lebak

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network