Status Siaga Banjir BMKG: Apa Artinya dan Kapan Harus Waspada

Rifqi Ramadhan
Warga melintasi genangan banjir di permukiman Kabupaten Lebak. (Foto: ANTARA)

LEBAK, iNewsLebak.id – Saat curah hujan meningkat, masyarakat sering mendengar istilah status siaga banjir yang disampaikan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Namun, tidak sedikit warga yang belum memahami arti tiap status tersebut dan langkah apa yang perlu dilakukan.

Status siaga banjir merupakan penanda tingkat kewaspadaan terhadap potensi banjir. Penetapannya didasarkan pada pemantauan curah hujan dan ketinggian muka air sungai. Semakin tinggi risikonya, semakin tinggi pula status siaga yang diberlakukan.

BMKG bersama instansi terkait membagi status siaga banjir ke dalam empat tingkatan, mulai dari Siaga 4 hingga Siaga 1. Berikut penjelasannya.

Siaga 4: Kondisi Normal

Siaga 4 berarti situasi masih aman. Debit air sungai belum menunjukkan peningkatan yang mengkhawatirkan dan belum ada ancaman banjir. Meski demikian, masyarakat tetap dianjurkan memantau kondisi cuaca, terutama jika hujan mulai turun terus-menerus.

Siaga 3: Waspada

Pada status Siaga 3, debit air mulai meningkat dan berpotensi menimbulkan genangan di beberapa titik. Masyarakat diminta lebih waspada, membersihkan saluran air di sekitar lingkungan, serta menyiapkan barang penting jika kondisi memburuk.

Siaga 2: Kritis

Siaga 2 menandakan kondisi sudah mengarah ke situasi berbahaya. Genangan air mulai meluas dan mengancam permukiman. Warga di daerah rawan banjir disarankan bersiap untuk kemungkinan evakuasi dan mengikuti arahan dari pihak berwenang.

Siaga 1: Awas

Siaga 1 merupakan status tertinggi. Pada kondisi ini, banjir telah berdampak luas dan mengganggu aktivitas masyarakat. Proses penanganan dan evakuasi biasanya dilakukan secara intensif demi keselamatan warga.

Memahami status siaga banjir penting agar masyarakat tidak panik, tetapi juga tidak menyepelekan kondisi. Setiap tingkatan status memberikan gambaran sejauh mana risiko yang dihadapi dan tindakan apa yang perlu dilakukan.

Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah, terutama saat hujan turun dengan intensitas tinggi. Informasi yang akurat membantu warga mengambil keputusan yang tepat dan mengutamakan keselamatan diri serta keluarga.

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network