Dari puluhan rumah yang terdampak, satu keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena kondisi bangunannya dinilai hampir roboh. Sementara warga lainnya memilih tetap tinggal sembari mengamankan barang penting.
Salah satu warga, Ahmad, mengungkapkan dinding rumahnya mengalami retak cukup parah sejak peristiwa tersebut. Ia mengaku khawatir hujan lanjutan bisa memperburuk kondisi bangunan.
“Pergerakan tanah itu tentu warga waspada karena khawatir terjadi bencana susulan,” katanya.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak telah menerima laporan kejadian tersebut dan segera menurunkan tim untuk melakukan asesmen lapangan. Pendataan kerusakan dan kebutuhan warga terdampak tengah dilakukan sebagai dasar penanganan lanjutan.
“Kami setelah melakukan asesmen, nantinya dilaporkan ke pimpinan yakni sekda untuk ditindaklanjuti,” ungkapnya.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
