Musim Hujan Bikin Pakaian Apek? Ini Tips Mengatasinya

Rifqi Ramadhan
Ilustrasi menjemur (Foto: Pinterest)

Lebak, iNewsLebak.idMusim hujan yang sering turun belakangan ini membuat urusan mencuci pakaian lebih menantang. Jemuran membutuhkan waktu lebih lama untuk kering, bahkan tak jarang pakaian berbau apek meski sudah dicuci bersih. Kondisi ini kerap dialami warga saat hujan turun hampir setiap hari.

Di musim hujan, pakaian memang cenderung lebih sulit kering. Kelembapan udara yang tinggi membuat bau apek mudah muncul dan mengganggu kenyamanan saat digunakan. Masalah ini sering dianggap sepele, padahal cara mencuci dan menjemur yang kurang tepat dapat memicu pertumbuhan bakteri dan jamur pada kain.

Agar pakaian tetap segar meski musim hujan, berikut beberapa tips sederhana yang bisa diterapkan.

Segera Jemur Setelah Dicuci

Pakaian yang dibiarkan terlalu lama dalam kondisi basah akan lebih mudah menimbulkan bau tidak sedap. Karena itu, pakaian sebaiknya segera dijemur setelah dicuci.

Jika belum memungkinkan menjemur di luar, pindahkan pakaian ke keranjang berlubang agar tetap mendapatkan sirkulasi udara. Pastikan kain tidak terlalu menumpuk agar tidak lembap. Dengan kebiasaan ini, pertumbuhan bakteri dan jamur penyebab bau apek dapat diminimalkan sejak awal.

Menjemur di Dalam Ruangan

Saat hujan turun sepanjang hari, menjemur pakaian di dalam rumah bisa menjadi alternatif. Pilih ruangan dengan ventilasi atau jendela agar udara tetap mengalir.

Membuka pintu dan jendela secara berkala membantu mengurangi kelembapan dan mempercepat pengeringan. Untuk hasil optimal, arahkan jemuran ke sumber cahaya alami atau kipas angin agar udara bergerak lebih baik. Tips ini membuat pakaian lebih cepat kering dan mencegah aroma apek.

Gunakan Alat Bantu Pengering

Alat rumah tangga seperti kipas angin dapat diarahkan ke jemuran untuk mempercepat pengeringan. Penggunaan AC atau dehumidifier juga membantu menurunkan kelembapan di dalam ruangan.

Bagi pakaian yang perlu segera digunakan, pengering rambut dengan suhu sedang bisa menjadi solusi sementara. Gunakan rak jemuran dekat ventilasi agar udara bergerak bebas. Cara ini tidak hanya mempercepat pengeringan tetapi juga mengurangi risiko jamur dan bau apek.

Atur Jarak Jemuran

Pastikan pakaian tidak digantung terlalu rapat agar udara dapat mengalir di antaranya. Menggunakan hanger membantu pakaian menggantung bebas tanpa lipatan sehingga kain kering merata.

Untuk hasil terbaik, gantungkan pakaian berdasarkan jenis kain: kain tebal di satu sisi dan kain tipis di sisi lain. Metode ini memastikan semua pakaian cepat kering dan mengurangi aroma apek.

Gunakan Bahan Tambahan Saat Mencuci

Selain menjemur, proses mencuci juga bisa dibantu bahan tambahan. Menambahkan baking soda saat mencuci membantu menyerap bau, sementara cuka putih dapat membantu menghilangkan bakteri penyebab bau apek.

Jika pakaian sempat kehujanan atau berbau, merendamnya kembali sebelum dicuci bisa menjadi langkah tambahan.

Rendam Pakaian Basah dengan Garam

Pakaian yang terlanjur kehujanan dan tidak segera kering berisiko menimbulkan bau apek. Untuk mengatasinya, pakaian bisa dicuci ulang dengan cara direndam menggunakan air hangat yang telah dicampur garam.

Garam memiliki sifat antibakteri alami yang membantu mengurangi bau tidak sedap. Tambahkan dua hingga tiga sendok makan garam ke air hangat, lalu rendam pakaian selama 30 menit hingga satu jam sebelum dicuci kembali.

Editor : Imam Rachmawan

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network