Jika sebelumnya terbiasa minum kopi dalam jumlah lebih banyak, sebaiknya mulai menguranginya secara bertahap agar tubuh lebih mudah beradaptasi selama Ramadan.
Pilih Jenis Kopi yang Lebih Ringan
Jenis kopi yang dikonsumsi juga dapat memengaruhi kenyamanan tubuh selama puasa. Kopi dengan tingkat keasaman lebih rendah seperti cold brew atau kopi dengan tingkat sangrai medium roast cenderung lebih ringan bagi lambung.
Menambahkan sedikit susu juga dapat membantu menyeimbangkan rasa sekaligus mengurangi keasaman kopi.
Sebaliknya, kopi instan dengan kandungan gula tinggi sebaiknya dibatasi karena dapat meningkatkan asupan gula secara berlebihan dan membuat tubuh lebih cepat merasa haus.
Cara Aman Mengonsumsi Kopi
Agar konsumsi kopi tetap aman selama puasa, ada beberapa kebiasaan yang bisa diterapkan.
Pertama, pastikan kopi diminum setelah mengonsumsi makanan ringan atau makanan utama. Saat berbuka, misalnya setelah kurma atau makanan pembuka lainnya.
Kedua, imbangi konsumsi kopi dengan asupan air putih yang cukup. Pola minum 2-4-2 sering dianjurkan, yaitu dua gelas air saat berbuka, empat gelas pada malam hari, dan dua gelas saat sahur.
Terakhir, hindari minum kopi terlalu dekat dengan waktu tidur karena efek kafein dapat bertahan hingga enam sampai delapan jam.
Dengan pengaturan waktu, jumlah, dan cara konsumsi yang tepat, kebiasaan minum kopi tetap dapat dinikmati selama Ramadan tanpa mengganggu kesehatan maupun kenyamanan menjalani puasa.
Editor : U Suryana
Artikel Terkait
