Konflik Israel-AS dengan Iran Memanas, Disnaker Lebak Pastikan 216 PMI dalam Kondisi Aman

Salsabilla Putri Arlinda
Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Lebak memantau 216 pekerja migran Indonesia (PMI) yang bekerja di Timur Tengah di situasi konflik Israel dan Amerika Serikat dengan Iran. (Foto: Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak memantau 216 pekerja migran Indonesia (PMI) wilayah Lebak yang bekerja di Timur Tengah menyusul memanasnya konflik antara Israel dan Amerika Serikat dengan Iran.

Pemantauan dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah pusat untuk memastikan kondisi para PMI tetap aman.

Berdasarkan data Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Lebak tahun 2025, terdapat 216 PMI asal Lebak yang bekerja di sejumlah negara Timur Tengah. Rinciannya, 199 orang di Arab Saudi, satu orang di Bahrain, lima orang di Kuwait, dua orang di Qatar, tujuh orang di Turki, satu orang di Uni Emirat Arab, dan satu orang di Yordania.

Sekretaris Disnaker Lebak, Rully Chaerulliyanto, mengatakan pihaknya terus menjalin komunikasi dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) dan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KemenP2MI) guna memperoleh perkembangan terbaru terkait situasi di kawasan tersebut.

“Ya, kami terus berkomunikasi secara intens dengan Kemenlu dan KemenP2MI. Alhamdulillah sejauh ini tidak ada informasi PMI asal Lebak yang terdampak oleh konflik di Timur Tengah,” ujar Rully, Kamis (5/3/2026).

Ia menyampaikan, pada tahun ini tercatat 351 PMI asal Lebak bekerja di 16 negara. Dari jumlah tersebut, sebanyak 216 PMI berada di kawasan Timur Tengah, antara lain Arab Saudi, Kuwait, Qatar, Yordania, dan Turki.

“Pastinya, jika ada yang terdampak, pemerintah akan menginformasikannya. Sejauh ini kami masih menunggu informasi resmi dari pemerintah pusat dan terus berkoordinasi untuk memastikan kondisi mereka,” katanya.

Disnaker Lebak menyatakan pemantauan akan terus dilakukan seiring perkembangan situasi di kawasan Timur Tengah.

Editor : iNews Lebak

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network