Anggota DPRD Lebak Tindak Lanjuti Aspirasi Warga, Madrasah Diniyah di Pagenggang akan Direhab

LEBAK, iNewsLebak.id - Menindaklanjuti aspirasi masyarakat Kampung Pagenggang, Desa Sumberwaras, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, Benten, Anggota DPRD Lebak dari Fraksi PKB, Juned SH, menggelar kegiatan reses, bertempat di Majlis Taklim Pagenggang, pada Rabu (26/02/2025).
Kegiatan reses yang dihadiri sekitar 250 orang tokoh dan warga ini bertujuan untuk membahas rehabilitasi Madrasah Diniyah yang rusak parah.
Madrasah Diniyah di Kampung Pagenggang berdiri pada tahun 202. Lembaga pendidikan tersebut selama ini menjadi salah satu tempat penting dalam menempa anak-anak dalam pendidikan agama Islam.
Namun, kondisi bangunannya yang semakin rusak dan tidak layak pakai menghambat kegiatan belajar mengajar bagi para siswa. Melihat pentingnya keberadaan madrasah ini, warga setempat menyampaikan keinginan untuk menghidupkan kembali proses belajar mengajar di madrasah tersebut melalui rehabilitasi besar-besaran.
Dalam acara tersebut, Juned SH, menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan aspirasi warga. Ia menjelaskan bahwa pihaknya telah mengajukan proposal rehabilitasi madrasah melalui Sistem Informasi Pembangunan Daerah (SIPD) Kabupaten Lebak kepada Bupati Lebak, melalui Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Setda Lebak dan diharapkan akan menjadi prioritas untuk mendapatkan hibah pada tahun anggaran 2026.
"Sebagai wakil rakyat, sudah menjadi tanggung jawab saya untuk memperjuangkan kebutuhan masyarakat, khususnya dalam bidang pendidikan. Kita tidak bisa membiarkan generasi muda di sini kehilangan kesempatan untuk belajar, karena kondisi bangunan yang tidak layak," kata Juned SH, politisi PKB dari Dapil V Lebak Selatan.
Juned SH menegaskan bahwa ia akan terus mengawal aspirasi masyarakat ini hingga terealisasi. Ia berkomitmen untuk terus memperjuangkan agar dana hibah untuk rehabilitasi madrasah ini dapat dimasukkan dalam KUA PPAS RAPBD dan dapat segera diproses oleh pemerintah daerah.
"Kami akan terus memantau dan mengawal anggaran yang dibutuhkan untuk rehabilitasi madrasah ini. Tidak hanya berhenti di sini, kami akan terus memperjuangkan sampai benar-benar terealisasi. Ini adalah bentuk perhatian kami terhadap pendidikan agama Islam yang sangat penting bagi generasi muda," tambah Juned.
Warga sekitar pun menyambut positif langkah yang diambil oleh Juned SH dalam mengawal aspirasi mereka. Mereka berharap agar madrasah yang telah lama rusak ini bisa segera direnovasi sehingga anak-anak di Kampung Pagenggang dapat kembali belajar dengan nyaman dan mendapatkan pendidikan agama yang layak.
KH. Uci Sanusi, tokoh agama setempat, menyampaikan pentingnya pendidikan agama Islam yang berbasis di madrasah untuk membentuk karakter anak-anak di desa. “Madrasah Diniyah adalah tempat yang sangat penting bagi anak-anak di sini untuk mengenal agama dan moral. Kami sangat mendukung upaya ini. Oleh sebab itu, kami meminta kepada Pak Juned sebagai wakil rakyat dari Dapil V untuk memperjuangkan terealisasinya rehab bangunan madrasah,” katanya.
Hal yang sama disampaikan, Sekretaris MUI Kecamatan Malingping, Ustadz Habali, SPdI, yang mengungkapkan bahwa keberadaan madrasah diniyah sangat vital dalam membangun karakter generasi muda. Ia berharap proyek rehabilitasi ini dapat segera terealisasi demi kelangsungan pendidikan agama di daerah tersebut.
Acara ini juga dihadiri oleh Sekretaris Desa Sumberwaras, Raheli, serta perwakilan dari YBM PLN Banten yang turut memberikan dukungan.
Editor : U Suryana