get app
inews
Aa Text
Read Next : Doa Puasa Ramadhan Hari Pertama Beserta Arti dan Keutamaannya

Alasan Selebrasi ‘Ice Cold’ Dilarang di Sepak Bola

Kamis, 27 Februari 2025 | 17:00 WIB
header img
Foto: MPI

LEBAK, iNewsLebak.id – Melakukan selebrasi seusai mencetak gol adalah hal dan kejadian yang biasa bagi para pesepakbola. Selebrasi merupakan bentuk luapan emosional kebahagiaan dari pemain.

Banyak pesepakbola memiliki selebrasi khas yang unik. Seperti Ronaldo dengan ‘siu’, Dybala dengan ‘mask celebration’, Cristian Carrasco dengan topeng Spiderman, dan masih banyak lagi.

Salah satu yang sedang naik daun adalah selebrasi ice cold milik gelandang Chelsea, Cold Palmer.

Selebrasi pemain muda Chelsea tersebut memberikan gestur seolah-olah kedinginan setelah mencetak gol. Selebrasi ini pertama kali ia lakukan saat mencetak gol ke gawang Luton Town pada 2023 lalu.

Namun selebrasi yang sama malah mendatangkan masalah saat dilakukan oleh pemain Persib Bandung, Beckham Putra.

Pemain muda tersebut melakukan selebrasi ice cold usai Persib menahan imbang Persija, di Stadion Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/2/2025).

Beckham Putra harus menerima hukuman larangan bermain tiga pertandingan dan denda 75 juta. 

Berdasarkan surat sanksi dari Football Association (FA) yang ditujukan untuk Cole Palmer dalam salah satu unggahan di Instagram @rememberpersib, selebrasi ice cold dilarang karena dianggap memprovokasi penonton.

Komdis PSSI menilai tindakan Beckham sudah melampaui batas dan bisa memicu reaksi negatif dari penonton. Hal ini sejalan dengan Pasal 12 dalam aturan selebrasi gol yang menyebutkan bahwa:

“Pemain boleh melakukan selebrasi saat mencetak gol, namun selebrasi tersebut tidak boleh berlebihan. Perayaan koreografi tidak dianjurkan dan tidak boleh mengulur waktu yang berlebihan.”

Sanksi terhadap selebrasi Beckham Putra pun menuai kontroversi. Termasuk, sang pelatih Bojan Hodak yang kebingungan dengan hukuman tersebut.

"Saya tidak tahu kenapa dia (Beckham) disanksi, apa yang dia lakukan? Hanya (gestur) dingin tapi disanksi tiga pertandingan," kata Hodak.

Menurut Hodak, selebrasi tersebut biasa-biasa saja dan sudah sering dilakukan oleh banyak pesepakbola khususnya di Eropa.

"Saya rasa jika di sepak bola Eropa, ada banyak pemain yang jika mencetak gol melakukan ini (selebrasi icec old)," ujar Bojan Hodak.

Editor : Imam Rachmawan

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut