Pencarian Anak Hanyut di Ciujung Berlanjut, Hasil Hari Pertama Masih Nihil
LEBAK, iNewsLebak.id – Tim Pencarian dan Pertolongan atau SAR gabungan lakukan pencarian terhadap laporan kehilangan seorang anak yang hanyut di Sungai Ciujung, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, Banten.
Kepala Basarnas Banten, Al Amrad, menjelaskan korban tersebut bernama Pudin (13) yang tinggal di Kampung Angsana, Desa Desa Cikatapis, Lebak. Diketahui korban hanyut dilaporkan pada hari Selasa sekitar pukul 14.30 dengan titik koordinat 6°21'15.2"S – 106°14'16.1"E.
“Korban bernama Pudin (13), warga Kampung Angsana RT 01 RW 02 Desa Cikatapis, Kecamatan Kalanganyar, Lebak,” ujar Al Amrad, Selasa (9/12).
Dalam proses pencarian, tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Banten turut dilibatkan. Akan tetapi, hingga kini korban belum ditemukan.
Tim SAR diberangkatkan menuju titik laporan pada TW 1209 1520 G dan tiba di lokasi pada TW 1209 1645 G. Tim kemudian melakukan persiapan dengan membagi personel ke dalam dua Search and Rescue Unit (SRU).
Dalam pelaksanaannya, tim SRU I bertugas menyusuri bagian sungai sejauh 5 kilometer dari posisi terakhir korban terlihat dengan menggunakan rubber boat. Sementara, SRU II berperan di jalur darat dengan memantau visual sejauh 2 kilometer dari lokasi kejadian.
Korban tak kunjung ditemukan pada operasi hari pertama, sehingga proses pencarian berlanjut hingga keesokan harinya, tepatnya Rabu (10/12) pukul TW 1210 0700 G.
Untuk menindaklanjuti, tim turut menggandeng instansi lain, seperti Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, BPBD Kabupaten Lebak, relawan PMI, Damkar, Polsek Rangkasbitung, Koramil 0301 Rangkasbitung, Dinas Perhubungan hingga masyarakat setempat.
Mereka dibekali dengan berbagai alat penunjang, antara lain Rubber Boat Basarnas, Rubber Boat BPBD Lebak, peralatan medis, Rescue Car D-Max, peralatan komunikasi, peralatan air serta peralatan penunjang lainnya.
Cuaca di lokasi dilaporkan kian mendung membuat tim harus meningkatkan kewaspadaan sepanjang operasi. Meski begitu, Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten menyatakan pencarian akan terus dilakukan hingga korban ditemukan.
Editor : Imam Rachmawan