get app
inews
Aa Text
Read Next : Tokoh Muda Lebak Selatan H Imam Taufik Edukasi Petani Tanam Cabai

Petani Menjerit, Tanaman Padi di Persawahan Wanasalam Terancam Gagal Panen

Selasa, 27 Januari 2026 | 10:39 WIB
header img
Tanaman padi mati di Persawahan Cidadap, Desa Wanasalam, Lebak, Banten / foto: istimewa

LEBAK, iNewsLebak.id – Tanaman padi di persawahan wilayah Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten, diantaranya; wilayah Desa Wanasalam, Desa Cisarap terancam gagal panen.

Hal itu akibat dari kondisi padi yang baru ditanam bahkan yang proses sedang berbuah mati seketika dengan kondisi batang dan daunnya menjadi kering, selain itu padi yang sudah berbuah pun banyak yang tidak berisi.

Belum diketahui penyebab padi mati tersebut. Dari peristiwa itu para petani di wilayah Kecamatan Wanasalam bukan saja akan mengalami kegagalan panen melainkan kerugian yang cukup besar.

Dikatakan Aceng, salah satu petani di Persawahan Cidadap, Desa Wanasalam, dirinya mengaku baru saja menanam padi namun sudah terlihat daun padinya menguning, menurutnya itu pertanda padi akan mati.

"Saya baru saja menanam padi bahkan sudah says pupuk tetapi daun padinya malah menguning sepertinya mau mati," ujarnya Selasa (27/02/2026).

Aceng juga mengatakan tanaman padinya terancam gagal panen dan kerugian pun dipastikan akan dialami. Ia berharap pemerintah dalam hal ini Dinas Pertanian segera turun ke lokasi untuk meninjau tanaman padinya.

"Ini pertanda akan gagal panen dan kerugian yang harus saya terima. Saya berharap pemerintah segera datang ke lokasi persawahan kami untuk memastikan yang menyebabkan tanaman padi kami mati," ucapnya.

Sementara itu, H Agus Supriatna, Tokoh Lebak Selatan yang juga pemilik Kios Pupuk di Pasar Wanasalam, mengatakan bahwa ada beberapa petani yang mengeluh karena tanaman padinya mati.

"Petani di wilayah Kecamatan Wanasalam banyak yang membeli pupuk ke saya dan mereka mengeluh, tanaman padinya mati bahkan di Desa Cisarap tanaman padinya sudah berbuah namun banyak yang tidak ada isinya. Saya memastikan petani gagal panen dan kerugian baginya," tuturnya.

Editor : U Suryana

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut