BPBD Lebak Catat Dampak Bencana Awal 2026: Tiga Sekolah Rusak, Satu Orang Meninggal
Lebak iNews Lebak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat dampak bencana hidrometeorologi yang terjadi sepanjang Januari 2026 mengakibatkan kerusakan fasilitas pendidikan, infrastruktur, serta menelan korban jiwa.
Sedikitnya tiga fasilitas pendidikan dilaporkan rusak, satu orang meninggal dunia, dan lima warga lainnya mengalami luka-luka akibat rangkaian bencana tersebut.
“Di awal tahun ini, kita mencatat sejumlah kerusakan akibat bencana hidrometeorologi hingga korban meninggal,” kata Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, Kamis (5/2/2026).
Selain sektor pendidikan, BPBD juga mencatat kerusakan pada infrastruktur umum. Enam jembatan dan sembilan ruas jalan dilaporkan terdampak akibat bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Lebak.
Bencana banjir turut merendam 1.081 rumah warga. Dari jumlah tersebut, 29 rumah mengalami rusak berat, 22 rusak sedang, dan 49 rusak ringan.
“Ada 29 rumah rusak berat, 22 rusak sedang, dan 49 rusak ringan,” ungkapnya.
Sukanta menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang terjadi di Kabupaten Lebak selama Januari 2026 didominasi oleh tanah longsor dengan total 39 kejadian.
Selain longsor, BPBD juga mencatat 36 kejadian cuaca ekstrem, 17 kejadian banjir, tujuh kejadian pergerakan tanah, serta tiga kejadian angin kencang yang berdampak langsung pada masyarakat.
“Selain itu angin kencang kami mencatat ada sekitar 3 kejadian yang benar-benar berdampak,” tandasnya.
Editor : Imam Rachmawan