Ketua DPRD Lebak Dorong Prioritas PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh
LEBAK, iNewsLebak – Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, menyatakan dukungannya terhadap aspirasi PPPK paruh waktu yang meminta agar pengangkatan PPPK penuh waktu ke depan diprioritaskan melalui formasi khusus. Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Forum PPPK Paruh Waktu (PPPK PW) Kabupaten Lebak di Kantor DPRD Lebak, Kamis (5/2/2026).
Audiensi tersebut digelar sebagai tindak lanjut aspirasi ribuan PPPK paruh waktu yang berharap memperoleh kepastian status kepegawaian pada seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) mendatang. Forum PPPK PW Kabupaten Lebak mencatat terdapat 3.473 PPPK paruh waktu yang saat ini bertugas di berbagai sektor pelayanan publik, mulai dari organisasi perangkat daerah (OPD), sekolah, puskesmas, hingga unit kerja lainnya.
Ketua Forum PPPK PW Kabupaten Lebak, Robby Iswandi, mengatakan audiensi dilakukan untuk memastikan aspirasi para PPPK paruh waktu mendapat perhatian dan dukungan dari DPRD sebagai lembaga legislatif daerah.
“Audiensi ini merupakan hasil penyerapan aspirasi para PPPK paruh waktu. Kami menyampaikan langsung kepada Ketua DPRD agar mendapat dukungan politik sehingga proses peralihan ke PPPK penuh waktu dapat menjadi perhatian bersama,” ujar Robby.
Ia menjelaskan, Forum PPPK PW juga telah menyampaikan surat permohonan audiensi kepada Bupati Lebak agar aspirasi serupa dapat dibahas di tingkat eksekutif. Menurutnya, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah diperlukan agar kebijakan pengangkatan PPPK penuh waktu dapat diwujudkan secara adil.
Dalam pertemuan tersebut, Forum PPPK PW meminta agar pengisian formasi PPPK penuh waktu pada seleksi CASN mendatang tidak langsung dibuka melalui jalur umum, melainkan diawali dengan formasi khusus bagi PPPK paruh waktu yang telah lama mengabdi.
“Kami berharap pengisian formasi PPPK penuh waktu dapat diprioritaskan dari PPPK paruh waktu melalui formasi khusus pada seleksi CASN mendatang, sehingga tercipta rasa keadilan bagi tenaga yang selama ini sudah mengabdi,” tegas Robby.
Selain persoalan status kepegawaian, forum juga menyoroti kondisi kesejahteraan PPPK paruh waktu di Kabupaten Lebak. Disebutkan, masih terdapat tenaga guru dan tenaga kependidikan yang menerima penghasilan relatif rendah, bahkan hanya sekitar Rp500.000 per bulan.
Menanggapi aspirasi tersebut, Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, menyatakan DPRD menyambut baik masukan yang disampaikan Forum PPPK PW dan siap mendorongnya agar menjadi perhatian dalam kebijakan kepegawaian daerah ke depan.
“Kami DPRD Kabupaten Lebak mencatat aspirasi ini dan akan mendorong agar PPPK paruh waktu dapat menjadi prioritas pengangkatan ke PPPK penuh waktu melalui formasi khusus dalam seleksi CASN ke depan,” ujar Juwita.
Editor : Imam Rachmawan