get app
inews
Aa Text
Read Next : 6 Penginapan Murah di Lebak yang Paling Banyak Dikunjungi, Harga Bersahabat!

Awasi Harga dan Pasokan Pangan Jelang Ramadan, Pemkab Lebak Bentuk Satgas

Kamis, 12 Februari 2026 | 13:40 WIB
header img
Cabai di pasar tradisional Kabupaten Lebak menjadi salah satu komoditas yang dipantau Satgas Pangan terkait harga dan pasokan. (Foto: bantenprov.go.id)

LEBAK, iNewsLebak.id - Pemerintah Kabupaten Lebak membentuk Satuan Tugas (Satgas) Pangan menjelang Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 2026. Pembentukan Satgas dilakukan untuk memantau ketersediaan pasokan serta pergerakan harga bahan pangan di pasar tradisional. 

Langkah ini dilakukan untuk mengendalikan inflasi daerah di tengah meningkatnya permintaan bahan pangan menjelang hari besar keagamaan.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Lebak, Imam Rismahayadin, mengatakan Satgas Pangan dibentuk secara berjenjang dari tingkat daerah hingga pusat. Satgas ini bertugas memantau pergerakan harga bahan pangan menjelang Ramadan dan Idul Fitri.

“Satgas tersebut dibentuk secara berjenjang, mulai dari tingkat daerah hingga tingkat pusat. Tugasnya memantau harga-harga menjelang hari besar,” kata Imam kepada wartawan, Rabu (11/2/2026).

Selain pengawasan melalui Satgas, Pemkab Lebak juga menyiapkan program intervensi pasar berupa Gerakan Pangan Murah. Program ini dijadwalkan berlangsung sebelum Ramadan dan sebelum Idul Fitri dengan melibatkan distributor serta vendor pangan.

“Kegiatan Gerakan Pangan Murah akan dilaksanakan sebelum Ramadan dan sebelum Idul Fitri. Kami menggandeng vendor atau distributor untuk membuka lapak langsung, sehingga biaya distribusi bisa ditekan dan harga lebih murah dari harga pasar,” jelasnya.

Imam juga menyampaikan proyeksi ketersediaan bahan pangan di Kabupaten Lebak hingga Idul Fitri berada dalam kondisi aman berdasarkan data stok dan distribusi yang tersedia.

“Untuk proyeksi ketersediaan pangan sampai Idul Fitri dijamin aman,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Distribusi dan Sumber Daya Pangan Dinas Ketapang Kabupaten Lebak, Benu Dwiyana, mengungkapkan masih terdapat komoditas tertentu yang berpotensi mengalami gangguan pasokan, salah satunya cabai.

“Untuk cabai, Kabupaten Lebak memang belum mampu memenuhi seluruh kebutuhan masyarakat, sehingga masih membutuhkan pasokan dari luar daerah,” kata Benu.

Ia menambahkan, Satgas Pangan akan melakukan monitoring dan evaluasi secara rutin ke pasar-pasar tradisional di wilayah Kabupaten Lebak. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan harga bahan pangan tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjaga ketersediaan stok di tingkat pedagang.

“Kami turun langsung ke pasar untuk memantau harga agar tidak melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET),” pungkasnya.

Editor : Editor iNews Lebak

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut