Dinilai Tak Profesional, Anggota DPRD Banten Soroti Rekrutmen Pegawai RSUD Cilograng dan Labuan

U Suryana
Anggota DPRD Provinsi Banten Musa Weliansyah Soroti Rekrutmen Pegawai RSUD Cilograng dan RSUD Labuan / foto: istimewa

Musa pun mempertanyakan motif di balik penyelenggaraan yang menurutnya minim transparansi tersebut. Ia menduga kemungkinan adanya peserta ‘titipan’ yang tidak yakin mampu lolos seleksi berbasis Computer Assisted Test (CAT).

"Ada apa sebenarnya? Saya khawatir ini karena ada orang-orang titipan yang takut tidak lolos CAT karena kalah saing. Kalau pendaftaran ditutup pukul 12 siang, itu bukan tanggal 3 April, kita sebut saja tanggal 2,5 April," sindirnya.

Lebih jauh, Musa juga menyinggung inkonsistensi jadwal. Meski pengumuman hasil administrasi dijadwalkan pada 5 April, hingga saat ini masih banyak pelamar yang belum diverifikasi, menunjukkan adanya ketidaksiapan panitia dalam menjalankan proses seleksi.

Ia menegaskan bahwa pelaksanaan rekrutmen harus sesuai dengan visi dan misi Gubernur Banten yang menjunjung tinggi integritas serta prinsip anti korupsi.

“Ini harus menjadi catatan penting, dan jangan main-main dalam proses seleksi. Rekrutmen harus dibuka selebar-lebarnya dan memberi kesempatan yang adil kepada seluruh masyarakat,” tegas Musa.

Editor : U Suryana

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network