LEBAK, iNewsLebak.id – Ratusan pelanggan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) di Desa Cihara, Kabupaten Lebak, Banten mengeluhkan terjadinya pemadaman listrik pada Sabtu (26/4/2025).
Pemadaman yang berlangsung sejak pukul 08.30 – 15.28 WIB disinyalir tanpa pemberitahuan terlebih dahulu dari PT PLN ULP Malingping. Ini membuat banyak warga mengeluh lantaran berbagai aktivitas terganggu.
Irvan, salah satu warga yang tinggal di Kampung Cihara mengaku kecewa atas pemadaman listrik tersebut, “Sejak pagi sampai sore padam tanpa kejelasan dan pemberitahuan. Aktivitas terganggu padahal banyak yang harus dikerjakan,” ungkapnya.
Beberapa pelajar dan pekerja yang harus menyelesaikan tugas di rumah pun tak bisa beraktivitas, “Banyak tugas yang perlu menggunakan laptop tidak bisa dikerjakan, akhirnya menumpuk nunggu listrik menyala,” ungkap Selvi, pelajar SMA Negeri.
Kerap terjadinya pemadaman listrik di Desa Cihara dikhawatirkan juga akan mengganggu aktivitas layanan di dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan beroperasi di Desa Cihara. Padahal supplai listrik yang stabil jadi faktor penting pelaksanaan program MBG.
“Kami dalam persiapan pengoperasian dapur MBG di Desa Cihara, mohon kiranya PLN bisa meningkatkan pelayanan agar supplai listrik stabil dan tidak sering mati lampu. Ini perlu jadi perhatian agar pelaksanaan program MBG bisa lancar,” ucap Alit, pengelola dapur MBG.
Menanggapi hal ini, Manajer PLN ULP Malingping, Arie Firmansyah mengaku bahwa pemadaman yang terjadi sudah dilakukan pemberitahuan sebelumnya kepada Posko Cihara dan Bayah.
“Hari ini memang ada pemadaman untuk pemeliharaan. Surat sudah disebar ke petugas Posko Cihara dan Bayah,” kata Arie lewat sambungan WhatsApp, Sabtu (26/4/2025) sore.
Namun, setelah melihat surat pemberitahuan dari PLN ULP Malingping, Desa Cihara tidak disebutkan sebagai wilayah pemadaman sementara.
“Kami mohon maaf, Desa Cihara masuk yang padam. Menjadi perhatian kami ke depan tidak terulang,” pungkas Arie.
Editor : Lazarus Sandy
Artikel Terkait