11 Kecamatan di Lebak Dilanda Banjir dan Longsor, Satu Orang Tewas

Imam Rachmawan
Belasan hektar sawah di Kecamatan Cikukur terendam banjir akibat intensitas curah hujan yang tinggi. (Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id - Banjir dan tanah longsor meluas di Kabupaten Lebak, Banten, setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut selama dua hari. Sedikitnya 11 kecamatan terdampak dan satu warga dilaporkan meninggal dunia.

Bencana terjadi pada 11–12 Januari 2026 dan menyebabkan ratusan rumah warga terendam. Hingga Selasa (13/1/2026), proses pendataan dan penanganan darurat masih terus dilakukan.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama, menyatakan hujan lebat memicu luapan sungai serta pergerakan tanah. Sejumlah wilayah mengalami gangguan akses akibat banjir dan longsor.

“Kondisi tersebut membuat sejumlah perkampungan terisolasi karena akses jalan tidak dapat dilalui,” ujar Febby.

Kecamatan Banjarsari tercatat sebagai wilayah terdampak banjir paling parah. Di beberapa desa, termasuk Desa Ciruji, ketinggian air sempat mencapai sekitar 60 sentimeter.

Selain banjir, tanah longsor dilaporkan terjadi di sejumlah kecamatan. Di Kecamatan Cikulur, longsoran tanah merusak enam rumah warga.

Editor : Imam Rachmawan

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network