Perkuat Program Magrib Mengaji, Pemkab Lebak Siapkan Rp8,5 Miliar

Rifqi Ramadhan
Suasana rapat pembahasan program Magrib Mengaji yang melibatkan sejumlah pihak di Kabupaten Lebak untuk memperkuat pembinaan keagamaan di masyarakat. (Foto: Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id – Pemerintah Kabupaten Lebak menyiapkan anggaran sebesar Rp8,5 miliar untuk mendukung pelaksanaan program Magrib Mengaji di wilayah tersebut. Anggaran itu dialokasikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah dalam memperkuat pendidikan keagamaan serta meningkatkan peran guru ngaji dan lembaga pendidikan Islam di masyarakat.

Upaya tersebut dibahas dalam rapat pengembangan Guru Magrib Mengaji tahun 2026 yang dipimpin Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di ruang kerjanya, Rabu (4/3/2026).

Rapat itu dihadiri perwakilan Kementerian Agama, organisasi keagamaan, serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Lebak. Pertemuan tersebut membahas sejumlah langkah untuk memperkuat pelaksanaan program Magrib Mengaji agar berjalan lebih terarah, merata, dan berkualitas di seluruh wilayah Kabupaten Lebak.

Pemkab Lebak akan terus mendukung dan memfasilitasi pengembangan program Magrib Mengaji, karena hal tersebut merupakan bagian dari ikhtiar bersama dalam menghasilkan generasi yang unggul dan berakhlak mulia,” kata Wakil Bupati Amir Hamzah.

Ia menyampaikan, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, termasuk pendidikan keagamaan, sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Lebak.

"Pemkab Lebak menyiapkan anggaran Rp8,5 miliar untuk insentif pimpinan pondok pesantren (ponpes), guru magrib mengaji, dan guru madrasah diniyah," ucapnya.

Pemberian insentif tersebut diharapkan dapat menjadi bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap peran para pengajar agama yang selama ini turut membina generasi muda melalui pendidikan keagamaan.

“Insentif ini diharapkan dapat meningkatkan semangat pimpinan pesantren, guru ngaji, serta guru madrasah dalam memberikan pendidikan agama yang berkualitas kepada santri dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Lebak Iyan Fitriyana menambahkan, pemberian insentif tersebut bukan hanya sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga sebagai investasi dalam pembangunan sumber daya manusia berbasis nilai-nilai keagamaan.

Menurutnya, dengan dukungan dari pemerintah daerah, pondok pesantren dan para guru ngaji diharapkan mampu terus mencetak generasi yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi bagi pembangunan daerah.

Editor : iNews Lebak

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network