LEBAK, iNewsLebak.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak mencatat sebanyak 246 kejadian bencana alam terjadi sepanjang tahun 2025. Data tersebut dihimpun Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Lebak.
Kepala BPBD Kabupaten Lebak, Sukanta, mengatakan dampak kerugian akibat bencana tersebut hingga kini masih dalam proses pendataan. Ia menyebut laporan kerusakan dan korban masih terus diperbarui.
"Kerugian akibat bencana alam itu hingga kini masih dalam pendataan," kata Sukanta dalam keterangannya di Lebak, Selasa (6/1/2026).
Ia menjelaskan, bencana alam yang terjadi menyebabkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan. Tercatat 177 rumah rusak ringan, 73 rumah rusak sedang, dan 116 rumah mengalami kerusakan berat.
Selain kerusakan bangunan, bencana juga berdampak pada permukiman warga. Sebanyak 1.149 rumah dilaporkan terendam banjir dengan total warga terdampak mencapai 4.958 jiwa.
Dalam catatan BPBD, tiga orang meninggal dunia akibat rangkaian bencana tersebut. Pemerintah daerah terus berupaya menekan risiko korban jiwa melalui langkah antisipasi.
"Kami minta warga yang tinggal di daerah rawan bencana alam agar meningkatkan kewaspadaan jika cuaca ekstrem yang ditandai hujan lebat dan sangat lebat, disertai angin kencang, dan sebaiknya mengungsi ke tempat yang lebih aman," ujar Sukanta.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
