LEBAK, iNewsLebak.id - Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Banten, mengimbau masyarakat mewaspadai penyebaran penyakit pada musim hujan. Imbauan tersebut disampaikan seiring meningkatnya curah hujan dalam beberapa pekan terakhir sebagai upaya pencegahan kejadian luar biasa (KLB).
Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak meminta masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai penyakit yang berpotensi muncul pada musim hujan. Peningkatan curah hujan dinilai dapat memicu penyebaran penyakit menular apabila tidak diimbangi dengan perilaku hidup bersih dan sehat.
Curah hujan yang meningkat dalam beberapa pekan terakhir dapat menyebabkan lingkungan tergenang air dan menjadi media penyebaran penyakit. Hal itu disampaikan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, di Lebak, Minggu (18/1/2026).
Genangan air di lingkungan permukiman berisiko menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk aedes aegypti yang dapat menularkan penyakit demam berdarah dengue (DBD). Selain itu, kondisi lembap juga dapat memicu penyakit kulit seperti gatal-gatal.
Selain DBD dan penyakit kulit, gangguan kesehatan lain yang sering muncul pada musim hujan adalah infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), influenza, batuk pilek, hingga asma. Cuaca dingin dan kelembapan tinggi menjadi faktor yang memengaruhi meningkatnya risiko gangguan pernapasan.
Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan peningkatan kasus penyakit musim hujan yang signifikan dan belum menimbulkan kejadian luar biasa (KLB) di Kabupaten Lebak.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
