Cabai Jadi Komoditas dengan Fluktuasi Paling Terasa
Fluktuasi harga paling terlihat pada komoditas cabai. Di Pasar Rangkasbitung, harga cabai rawit hijau naik dari Rp50.000 menjadi Rp60.000 per kilogram atau naik 16,67 persen, sedangkan cabai rawit merah naik dari Rp58.000 menjadi Rp68.000 per kilogram atau 14,71 persen.
Kenaikan juga terjadi di Pasar Sampay dan Malingping, meskipun dengan persentase yang berbeda-beda. Sebaliknya, di Pasar Maja dan Binuangeun, beberapa jenis cabai justru mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit hijau dan cabai rawit merah.
Komoditas bawang merah dan bawang putih secara umum terpantau stabil, meskipun di beberapa pasar terjadi penurunan harga. Di Pasar Rangkasbitung, harga bawang putih turun tipis sebesar 1,35 persen, sementara di Pasar Bayah dan Binuangeun, bawang merah tercatat mengalami penurunan yang cukup signifikan. Meski demikian, perubahan harga tersebut tidak terjadi secara serentak di seluruh pasar.
Harga Ikan dan Hasil Laut Masih Stabil
Untuk komoditas ikan dan hasil laut, harga ikan mas segar, ikan kembung, serta ikan asin teri Medan di sebagian besar pasar masih bertahan. Beberapa pasar mencatat kenaikan atau penurunan tipis, namun secara umum tidak menunjukkan lonjakan harga yang mencolok.
Komoditas Lain dan Elpiji 3 Kg Tidak Mengalami Perubahan Signifikan
Komoditas lain seperti kacang hijau, kacang tanah, tepung terigu, gula pasir, garam, susu kental manis, mi instan, jagung pipilan kering, hingga gas elpiji 3 kilogram juga terpantau relatif stabil. Gas elpiji 3 kilogram di hampir seluruh pasar berada di kisaran Rp19.000 hingga Rp19.500 per tabung tanpa perubahan harga.
Secara keseluruhan, hasil pemantauan harga bahan pokok di sembilan pasar tradisional Kabupaten Lebak menunjukkan kondisi yang relatif terkendali. Meski terdapat fluktuasi pada beberapa komoditas, khususnya cabai dan sebagian bahan pangan segar, perubahan harga masih berada dalam batas wajar dan tidak terjadi secara menyeluruh di semua pasar. Data ini memberikan gambaran situasi harga kebutuhan pokok masyarakat Lebak menjelang akhir Januari 2026.
Editor : Imam Rachmawan
Artikel Terkait
