Kakao Anjlok dari Rp45.000 ke Rp20.000, Petani Lebak Tahan Penjualan

Salsabilla Putri Arlinda
Ilustrasi harga kakao dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp20.000 per kilogram, petani di Kabupaten Lebak tunda penjualan hasil panen. (Foto: Pixabay)

LEBAK, iNewsLebak.id - Harga kakao di Kabupaten Lebak anjlok dalam beberapa hari terakhir hingga membuat petani menunda penjualan hasil panen. Di tingkat pengepul, harga turun dari Rp45.000 per kilogram menjadi Rp20.000 per kilogram.

Sejumlah petani di Kecamatan Warunggunung memilih menyimpan biji kakao kering sambil menunggu harga kembali membaik. Mereka menilai penurunan harga terlalu tajam dan tidak sebanding dengan biaya produksi.

Salah seorang petani, Didi, mengatakan saat ini para petani memilih bertahan dan tidak menjual hasil panennya. 

“Kami sementara ini memilih tidak menjual kakao karena harganya sedang anjlok. Dari Rp45.000 sekarang tinggal Rp20.000 per kilogram,” kata Didi, Minggu (22/2/2026).

Ia menjelaskan, penurunan harga terjadi di tingkat pengepul yang menjadi tempat utama petani memasarkan hasil panen. 

“Turunnya sudah beberapa hari ini di pengepul. Jadi kami lebih baik simpan dulu daripada rugi,” ujarnya.

Editor : iNews Lebak

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network