LEBAK, iNewsLebak.id – Kondisi jalan penghubung Desa Intenjaya, Kecamatan Cimarga, dan Desa Cikulur, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak, hingga kini masih rusak parah dan belum diperbaiki. Padahal, puluhan warga sebelumnya telah menggelar aksi protes di lokasi tersebut pada Jumat (13/2/2026) lalu.
Jalan yang berada di Kampung Parung, Desa Intenjaya, itu menjadi akses utama penghubung antar desa yang digunakan masyarakat untuk aktivitas sehari-hari. Namun hingga sekarang, warga mengaku belum menerima informasi maupun kepastian tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Lebak maupun Pemerintah Provinsi Banten.
Ketua RW 1 Kampung Parung, Sartani, mengatakan belum ada respons dari pemerintah terkait tuntutan perbaikan jalan tersebut.
"Iya belum ada, belum mendapatkan informasi," ujar Sartani, Rabu (25/2/2026).
Ia mengaku kecewa karena aspirasi yang telah disampaikan warga belum membuahkan hasil.
"Iya kecewa, karena itu kan menyangkut kebutuhan orang banyak," ujarnya.
Menurutnya, kondisi jalan semakin memburuk ketika hujan turun. Permukaan jalan menjadi licin dan berlumpur sehingga berpotensi membahayakan pengendara yang melintas.
"Cuma kalau yang jatuh mah belum denger lagi, tapi kalau hujan itu (Yang jatuh dari motor,-red) suka ada aja," tambahnya.
Editor : iNews Lebak
Artikel Terkait
