Aktivis Desak KPK Selidiki Pembangunan Gedung KDMP di Lebak Diduga Ajang Bancakan

U Suryana
Febi Pirmansyah, Aktivis Kabupaten Lebak, Banten / foto: istimewa

LEBAK, iNewsLebak.id - Tokoh Aktivis Pemuda Kabupaten Lebak, M Febi Pirmansyah mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk menyelidiki pelaksanaan proyek pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Lebak. 

Pasalnya, diduga kuat proyek tersebut jadi ajang bancakan sejumlah oknum.

"Saya mendapatkan informasi, bahwa pada proyek gedung KDMP itu terkesan jadi ajang bancakan, ada bagi-bagi jatah dari tingkat regional, daerah, sampai tingkat bawah. Nominalnya cukup pantastis. Walaupun itu baru sebatas isu, tapi penting untuk menjadi perhatian semua pihak," kata FebI, Selasa (03/03/2026).

Kata Febi, berdasarkan data bahwa biaya per unit untuk bangunan fisik, gerai, dan gudang KDMP itu berkisar kurang lebih Rp 1,6 miliar. Namun menurut informasi pada pelaksanaan di lapangan anggaran yang digunakan berkisar antara Rp 700 juta sampai Rp 800 juta. 

Menurut Febi, jika di Kabupaten Lebak ini terdapat 340 Desa dan 5 kelurahan dengan rata-rata anggaran yang hilang sebesar itu, maka kerugian Negara bisa mencapai ratusan miliar.

Editor : U Suryana

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network