Untuk mendukung langkah tersebut, Adde Rosi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat pendekatan berbasis riset dalam penyusunan program pencegahan dan penanganan.
“Perhatian tidak boleh dimulai saat anak sudah lahir. Sejak dalam kandungan, ibu harus mendapat asupan yang cukup seperti asam folat, protein, karbohidrat, dan vitamin,” jelasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa periode 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fase krusial dalam menentukan tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif.
“Kita tidak boleh saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah kerja bersama dan kesadaran kolektif. Generasi Lebak ke depan harus tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.
Lonjakan pada awal tahun ini menjadi catatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah pencegahan agar tren kenaikan tidak terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.
Editor : iNews Lebak
Artikel Terkait
