Lonjakan Stunting di Lebak Picu Kewaspadaan Serius pada Awal 2026

Rifqi Ramadhan
Ilustrasi anak stunting di lebak yang mengalami kenaikan yang signifikan. (Foto: Ist)

Untuk mendukung langkah tersebut, Adde Rosi menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) guna memperkuat pendekatan berbasis riset dalam penyusunan program pencegahan dan penanganan.

“Perhatian tidak boleh dimulai saat anak sudah lahir. Sejak dalam kandungan, ibu harus mendapat asupan yang cukup seperti asam folat, protein, karbohidrat, dan vitamin,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa periode 1.000 hari pertama kehidupan merupakan fase krusial dalam menentukan tumbuh kembang anak, baik secara fisik maupun kognitif.

“Kita tidak boleh saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah kerja bersama dan kesadaran kolektif. Generasi Lebak ke depan harus tumbuh sehat, cerdas, dan kuat,” ujarnya.

Lonjakan pada awal tahun ini menjadi catatan penting bagi seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat langkah pencegahan agar tren kenaikan tidak terus berlanjut dalam beberapa bulan mendatang.

Editor : iNews Lebak

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network