Program MBG di Lebak Disorot, Aktivis Pertanyakan Dugaan Mark-Up Bahan Pangan

Salsabilla Putri Arlinda
Dugaan penggelembungan harga bahan pangan membayangi program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Banten. (Foto: Ist)

LEBAK, iNewsLebak.id - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Lebak, Banten, mendapat sorotan setelah muncul dugaan penggelembungan harga bahan pangan dalam operasional dapur program tersebut. Aktivis setempat meminta dilakukan audit terbuka untuk memastikan transparansi pengelolaan anggaran.

Isu tersebut mencuat setelah beredar informasi mengenai perbedaan harga sejumlah komoditas bahan pangan yang digunakan dalam program MBG dibandingkan dengan harga pasar.

Perbedaan harga yang dinilai cukup mencolok itu memunculkan kecurigaan adanya ketidakterbukaan dalam proses pengadaan bahan makanan di dapur program tersebut.

Aktivis Lebak, Idham M. Haqim, mengatakan program yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat seharusnya dikelola secara transparan dan akuntabel agar tidak menimbulkan keraguan di tengah masyarakat.

“Program makanan bergizi ini menyangkut kepentingan masyarakat luas. Jika benar ada indikasi penggelembungan harga bahan pangan, tentu hal ini harus segera ditelusuri agar tidak merugikan publik,” kata Idham, Selasa (10/3/2026).

Ia menyebut sejumlah informasi yang diperoleh dari berbagai sumber di lapangan menunjukkan adanya perbedaan harga bahan pangan yang dianggap tidak wajar dibandingkan harga di pasaran.

Menurutnya, kondisi tersebut perlu mendapat perhatian serius agar program yang bertujuan membantu pemenuhan gizi masyarakat tidak menimbulkan persoalan baru.

Editor : iNews Lebak

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network