LEBAK, iNewsLebak.id – Menghadapi arus mudik Idul Fitri 2026, layanan kesehatan di Kabupaten Lebak disiagakan selama 24 jam di sejumlah puskesmas dan posko kesehatan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan pemudik maupun masyarakat setempat tetap mendapatkan pelayanan medis selama periode Lebaran.
Untuk mendukung pelayanan kesehatan selama periode Lebaran, Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak menyiapkan total 1.426 tenaga medis yang akan bertugas di berbagai fasilitas layanan kesehatan.
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, Firman Rahmatullah, menjelaskan petugas tersebut ditempatkan pada layanan kesehatan di dalam puskesmas maupun di posko-posko siaga.
Sebanyak 880 tenaga medis bertugas memberikan pelayanan di dalam gedung puskesmas. Sementara itu, 468 petugas disiagakan untuk layanan di luar gedung seperti posko kesehatan dan pelayanan keliling. Adapun 78 petugas lainnya bertugas dalam tim kendali di Dinas Kesehatan dan Public Safety Center (PSC).
Seluruh petugas kesehatan tersebut dijadwalkan bekerja secara bergantian agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan selama 24 jam.
"Kita berharap masyarakat yang merayakan Lebaran dalam kondisi sehat dan tidak ada penyebaran penyakit menular," katanya.
Selain memberikan pelayanan kesehatan umum, para petugas juga diminta untuk mengantisipasi berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama arus mudik dan libur Lebaran, termasuk kejadian luar biasa (KLB) penyakit maupun kecelakaan lalu lintas.
Sejumlah posko kesehatan juga disiapkan di berbagai titik yang diperkirakan menjadi pusat aktivitas masyarakat, seperti stasiun, terminal, jalur jalan raya yang padat kendaraan, hingga kawasan objek wisata.
Di lokasi tersebut tersedia fasilitas penunjang seperti ambulans, tenaga medis, relawan palang merah remaja, serta persediaan obat-obatan.
"Kami siap memberikan pertolongan pertama pada pemudik yang mengalami kecelakaan," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Rangkasbitung, Yayang Citra Gumelar, mengatakan pihaknya turut menyiapkan posko pelayanan kesehatan bagi para pemudik yang melintas di wilayah tersebut.
Menurutnya, keberadaan posko kesehatan tersebut diharapkan dapat membantu penanganan medis secara cepat apabila terjadi kecelakaan maupun gangguan kesehatan selama perjalanan.
Selain itu, pihaknya juga mengantisipasi meningkatnya kasus gangguan pencernaan setelah Lebaran, seperti diare atau keracunan makanan.
"Kami bekerja selama 24 jam untuk memberikan pertolongan medis selama Lebaran," ujarnya.
Editor : iNews Lebak
Artikel Terkait
