Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Dugaan Seorang Pasien Kurang Pelayanan, Ini Kata Pihak RSUD Malingping
Advertisement . Scroll to see content

Beda Fakta yang Terjadi, RAMPAS Minta Jubir RSUD Malingping Jangan ‘Asbun’

Sabtu, 06 Januari 2024 | 08:16 WIB
  • author Lazarus Sandy
Beda Fakta yang Terjadi, RAMPAS Minta Jubir RSUD Malingping Jangan ‘Asbun’
Massa aksi unjuk rasa RAMPAS / foto : Istimewa

“Sesungguhnya hanya miss komunikasi. Kalimat-kalimat dalam bahasa Sunda bercampur dengan bahasa medic. Perawat menggunakan istilah 'diup' (dilepas), yang kemudian diartikan dalam bahasa Sunda sebagai ‘antepkeun wae’ atau ‘dibiarkan saja'," jelas Jazuli, Kamis (4/1/2024).  

“Terkait dengan kesalahpahaman itu sudah diselesaikan di rumah sakit. Bahkan kemudian kembali diselesaikan tanggal 3 Januari di rumah keluarga pasien. Sudah selesai,” lanjut Jazuli.

Soal bukti surat teguran yang dikatakan diminta oleh massa aksi dan dibantah oleh Repi, Jazuli menjelaskan bahwa “Ketika mereka mengatakan ‘balik balik balik’ saya mendengar itu, suratnya, surat teguran baru saya terima, jadi pada saat saya mengejar pakai mobil kesana mereka sudah bubar. Namun saya sempat mengirimkan melalui WA kepada Sdr. Repi,” tukas Jazuli.

Menyikapi perbedaan ini, tim redaksi mencoba melakukan konfirmasi kembali kepada Bagian Instalasi Humas RSUD Malingping, Edi Yulia Ramdan, pihaknya berjanji akan berkoordinasi langsung dengan manajemen RSUD pada Senin mendatang.

“Nanti saya koordinasikan hari Senin secara langsung,” pungkas Edi.

Editor: U Suryana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut