Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Apa Arti Retret Kepala Daerah? Ini Fungsi, Tujuan, dan Manfaatnya bagi Pemerintahan
Advertisement . Scroll to see content

KPU Banten Jelaskan Caleg Terpilih Harus Mundur Jika Nyalon di Pilkada

Jum'at, 19 April 2024 | 06:10 WIB
  • author U Suryana
KPU Banten Jelaskan Caleg Terpilih Harus Mundur Jika Nyalon di Pilkada
KPU Banten Jelaskan Caleg Terpilih Harus Mundur Jika Nyalon di Pilkada / foto: istimewa

BANTEN, iNewsLebak.id - Anggota KPU RI Idham Holik menjelaskan bahwa calon legislatif yang terpilih harus mundur apabila dicalonkan atau mencalonkan diri untuk maju di Pilkada.

Idham mengatakan aturan tersebut termaktub dalam Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) nomor 33/PUU-XIII/2015 dan pasal 7 ayat (2) UU Pilkada Tahun 2016.

"Sesuai pada Putusan MK bahwa calon anggota terpilih yang dilantik wajib mengundurkan diri pada saat dicalonkan menjadi bapaslon (bakal pasangan calon) kepala daerah dan wakil kepala daerah," kata Idham, Kamis (18/4/2024).

Berikut bunyi pasal 7 ayat (2) UU Pilkada:

Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur, Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati, serta calon wali kota dan calon wakil wali kota sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi persyaratan sebagai berikut: … menyatakan secara tertulis pengunduran diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat, anggota Dewan Perwakilan Daerah, dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sejak ditetapkan sebagai pasangan calon peserta Pemilihan.

Editor: U Suryana

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut