5 Sumber Radiasi yang Perlu Kamu Ketahui, dari Alam hingga Teknologi Modern
LEBAK, iNewsLebak.id – Radiasi adalah bagian dari lingkungan yang selalu ada di sekitar kita, baik berasal dari proses alam maupun aktivitas manusia. Setiap sumber memiliki tingkat paparan yang berbeda sehingga efeknya juga bervariasi. Dengan mengetahui asal dan dampaknya, kita bisa memahami radiasi sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari, bukan sesuatu yang jauh dari keseharian kita.
Banyak sumber radiasi justru dekat dengan aktivitas harian, mulai dari kondisi bumi, fenomena luar angkasa, makanan, layanan medis, hingga perangkat teknologi. Berikut penjelasan sumber-sumber radiasi yang umum ditemui.
Radiasi Alami dari Bumi
Radiasi alami berasal dari unsur radioaktif dalam tanah, batuan, dan air. Unsur seperti uranium dan thorium dapat meluruh dan menghasilkan gas radon, yang bisa terlepas dari tanah atau material bangunan lalu terhirup manusia. Ada juga radiasi internal dari unsur radioaktif seperti kalium dan karbon yang masuk lewat makanan dan air.
Selain itu, peluruhan radioisotop di tanah dan bebatuan memberikan paparan eksternal dengan tingkat rendah dan normal. Variasinya bergantung pada kondisi geologi suatu wilayah.
Sinar Kosmik dari Luar Angkasa
Sinar kosmik adalah radiasi berenergi tinggi yang berasal dari luar angkasa, termasuk dari Matahari. Ketika masuk ke atmosfer, partikel ini bereaksi dan menghasilkan radiasi sekunder yang mencapai permukaan bumi. Jumlah paparannya meningkat pada daerah yang lebih tinggi karena perlindungan atmosfer lebih tipis. Dalam skala harian, tingkat paparan sinar kosmik rendah dan hanya menyumbang sebagian kecil dari total radiasi alami.
Radiasi dari Makanan dan Air
Makanan dan air dapat terpapar radiasi saat terjadi radioactive fallout, yaitu ketika partikel radioaktif jatuh ke permukaan. Fallout bisa menempel pada tanaman, air, pakan ternak, atau produk pertanian dan hewan. Zat yang sering muncul dalam kejadian seperti kecelakaan PLTN antara lain iodin-131 dan cesium-137.
Konsumsi berlebihan dapat menimbulkan risiko kesehatan sehingga masyarakat biasanya menunggu hasil pemeriksaan pihak berwenang sebelum mengonsumsi bahan pangan yang berpotensi terkontaminasi. Makanan yang disimpan di ruang tertutup umumnya tetap aman.
Paparan Medis
Paparan dari prosedur medis berasal dari pemeriksaan seperti rontgen, CT scan, fluoroskopi, atau kedokteran nuklir. Radiasi digunakan untuk menampilkan kondisi organ dan jaringan sehingga membantu diagnosis. Dosis radiasi dijaga agar tetap dalam batas aman, terutama untuk anak-anak dan ibu hamil.
Pemeriksaan dianjurkan hanya bila diperlukan, dan alternatif seperti USG atau MRI bisa dipertimbangkan bila sesuai. Pasien juga disarankan mencatat riwayat pemeriksaan untuk menghindari paparan yang tidak perlu.
Aktivitas Industri dan Teknologi
Industri menggunakan zat radioaktif seperti cesium-137, kobalt-60, dan americium-241 untuk berbagai keperluan seperti mengukur ketebalan bahan, mensterilkan alat medis, dan memeriksa logam. Sementara itu, perangkat teknologi seperti ponsel, WiFi, dan radar menghasilkan radiasi non-ionisasi yang tidak bersifat radioaktif.
Jenis ini umumnya aman untuk penggunaan sehari-hari. Pada peralatan besar seperti pemancar radar, pengelolaan ketat diperlukan. Dengan prosedur yang tepat, radiasi dari industri dan teknologi dapat dimanfaatkan secara aman tanpa mengancam kesehatan atau lingkungan.
Editor : Imam Rachmawan