Diduga Mafia Tanah Berlindung Dibalik Proyek MBG
Kasus berawal pada Februari 2024 lahan milik Jin Hwan Cho di sewa oleh Fernando Iskandar alias (Joseph). Perjanjian ditandatangani oleh PT. Sandi Kesuma yang diwakili oleh Jin Hwan Cho dan PT. Alpaca Bahagia Riverside yang diwakili Josiandy Wibowo yang saat penandatanganan diperkenalkan oleh Fernando Iskandar alias (Joseph) sebagai saudaranya. Sejak bulan September 2024, PT. Alpaca tidak membayar uang sewa sebagaimana mestinya dan berdasarkan perjanjian harus keluar meninggalkan Objek sewa.
Jin Hwan Cho telah mengirimkan tiga kali somasi melalui kuasa hukumnya Namun yang terjadi Justru PT Alpaca melalui Josiandy Wibowo selaku direktur malah melaporkan Jin Hwan Cho ke pihak kepolisian menuduh Jin Hwan Cho tidak punya Hak meyewakan dan melakukan penipuan.
"Analogi sederhananya ini ada orang ngontrak rumah, kemudian yang ngontrak gak mau bayar sewa sebagaimana mestinya, kemudian saat di usir sama yang punya rumah, yang mengontrak malah tidak mau pergi dan menuduh yang punya rumah tidak berhak menyewakan. Ini kan konyol," kata Imron.
Imron mengungkapkan, beberapa bulan lalu Jin Hwan Cho juga menerima terror berupa tembakan yang merusak kaca rumahnya. Hal ini menyebabkan Jin Hwan Cho tidak berani lagi tinggal dirumahnya dan memilih mengungsi ditempat lain.
Pihak kuasa hukum telah melaporkan seluruh masalah ini ke Kepolisian.
"Saat ini status perkara sudah penyidikan. Namun atas perkara yang sedang berjalan tersebut terjadi intervensi oleh diduga oknum PATI POLRI yang menjabat disalah satu Lembaga negara dan oknum anggota DPR RI Komisi III melalui kantor hukum miliknya," ujarnya.
Editor : U Suryana