Dapat Surat Peringatan MKMK, Anwar Usman: Ketidakhadiran Saya Rapat Semua Ada Alasannya
Anwar telah mengklarifikasi perihal surat peringatan dari MKMK ke panitera dan Sekretariat MK. Dia menyatakan bahwa ketidakhadirannya bukan tanpa alasan.
"Melalui kesempatan ini, saya minta maaf pada seluruh masyarakat Indonesia. Harus saya sampaikan bahwa ketidakhadiran saya tidak ada yang tidak ada alasan. Sekalipun tidak ada. Saya pamit dulu ke Ketua MK. Saya turun minum obat dulu karena saya masih dalam perawatan juga. Jadi mohon saya lagi sampaikan permohonan maaf pada masyarakat dan terutama para netizen agar tidak salah paham," ucapnya.
Anwar sedikit kecewa dengan MKMK. Sebab, soal absensi ketidakhadiran setelah klarifikasi ke sekretariat MK cukup dengan pemberitahuan lewat surat kepada saya. Namun ternyata diekspose ke media oleh MKMK sehingga viral.
"Keluarga saya juga protes ke saya. Sebab mereka tahu saya sakit," kata Anwar.
Selain soal surat MKMK, Anwar Usman kembali buka suara soal isu kotak pandora putusan kontroversial MK Nomor 90/PUU-XXI/2023 yang memuluskan langkah anak mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka, maju sebagai calon wakil presiden (Cawapres).
Editor : U Suryana