Agar GERD Tidak Kambuh, Begini Cara Aman Berpuasa Saat Ramadhan 2026
Perhatikan Pola Makan saat Sahur dan Berbuka
Agar GERD tidak mudah kambuh selama Ramadan, pengaturan menu menjadi hal yang penting. Konsumsi daging dalam jumlah berlebihan sebaiknya dibatasi, terutama jika setelah makan langsung berbaring atau tidur, karena dapat memicu sensasi panas di dada.
Pengidap GERD dianjurkan untuk memperbanyak asupan sayur dan buah sebagai bagian dari pola makan yang lebih seimbang.
Beberapa jenis makanan juga perlu dibatasi, khususnya saat sahur dan berbuka:
1. Makanan cepat saji dan kurang bernutrisi
Konsumsi junk food sebaiknya dihindari. Makanan yang mengandung sirup fruktosa tinggi, MSG sebagai penambah rasa, natrium berlebih, serta minyak dalam jumlah banyak dapat berdampak kurang baik bagi tubuh. Selain itu, makanan seperti keripik, mi instan, dan aneka gorengan umumnya tidak memberikan nilai gizi yang cukup untuk menunjang energi selama berpuasa.
Sebaliknya, makanan yang kaya nutrisi membantu tubuh merasa kenyang lebih lama sehingga tidak perlu mengonsumsi porsi besar saat sahur maupun berbuka.
2. Minuman berkafein
Teh dan kopi juga perlu dibatasi. Kandungan kafein dapat memicu dehidrasi dan membuat rasa lapar datang lebih cepat. Pada sebagian orang, kafein juga dapat menimbulkan sakit kepala.
Sebagai gantinya, kebutuhan cairan sebaiknya dipenuhi dengan air putih saat sahur dan berbuka. Namun, minum dalam jumlah terlalu banyak sekaligus juga tidak dianjurkan karena dapat menyebabkan kembung, mengganggu pencernaan, serta memengaruhi kondisi asam lambung.
Dengan pengaturan pola makan yang tepat serta memperhatikan kondisi tubuh, pengidap GERD tetap memiliki kesempatan untuk menjalani ibadah puasa Ramadan secara lebih nyaman. Kedisiplinan dalam memilih makanan dan minuman menjadi langkah penting agar gejala tidak mudah kambuh selama menjalankan ibadah.
Editor : iNews Lebak